BNPT Pakai Strategi Pendekatan Cegah Paham Radikal
Oleh : Ahmad Rohmadi
Sabtu | 13-02-2016 | 13:07 WIB
saud-usman-nasution.jpg
Kepala BNPT, Komjen Pol Dr Saud Usman Nasution.

BATAMTODAY.COM, Batam - Dalam penanggulangan tindak terorisme di Idndonesia, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) tidak hanya fokus pada aspek penindakan (hard approach) saja, tetapi dipadukan, dengan mengedepankan pendekatan pencegahan (persuasive approach).

Kepala BNPT, Komjen Pol Dr Saud Usman Nasution mengatakan bahwa penanganan teror tidak akan selesai jika hanya menangkap para pelaku terorisme, karena menurutnya yang diinginkan para pelaku tersebut adalah mati jihad yang akan masuk surga.

"Sebab itu kita menggunakan kultur pendekataan halus (soft approach), agar paham radikal terorisme tidak menular dan mempengaruhi masyarakat," kata Saud Usman pada seminar memperkuat peran pemuda dalam mencegah paham radikalisme di Batam, Sabtu (13/2/2016).

Kemudian ia menjelaskan, strategi tersebut dijalankan dengan berbagai program diantaranya adalah memberdayakan kekuatan masyarakat terutama adalah generasi pemuda untuk penangkalan paham radikal.

Karena itu, Saud Usman berpesan agar tokoh pemuda di Batam untuk ikut berperan dalam pencegahan paham radikalisme tersebut masuk di Batam sebagai daerah perbatasan.

Adapun faktor yang menyebabkan kelompok radikal berkembang diantaranya adalah adanya dendam akan kebijakan yang diskriminatif, kebencian, konflik, kesenjangan sosial, kemiskinan, residu kebebasan era reformasi maupun kebijakan otonomi daerah dan ideologi paham.

"Maka itu, untuk Wali Kota terpilih harus bisa melihat situasi ini. Kemudian masyarakat juga harus segera melaporkan kepada pihak keamanan jika ada hal-hal yang mencurigakan," pesannya.

Editor: Dodo