Pemohon SKCK 'Serbu' Polsek Sagulung
Oleh : Harun al Rasyid
Selasa | 12-01-2016 | 14:40 WIB
antrean-skck-sagulung.jpg
Antrean warga yang membuat SKCK di Mapolsek Sagulung. (Foto: Harun al Rasyid)

BATAMTODAY.COM, Batam - Semenjak awal tahun 2016, Polsek Sagulung selalu ramai dikunjungi warga yang hendak membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). 

Pantauan BATAMTODAY.COM, sejak awal bulan ini, petugas jaga SKCK Polsek Sagulung selalu sibuk melayani para warga yang datang. Rata-rata pembuat SKCK dengan alasan untuk mencari kerja. Disamping itu juga tak jarang yang mengaktifkan kembali SKCK yang sudah kedaluwarsa. 

Terlihat antrean panjang dan tumpukan pembuat SKCK di depan loket dan juga beberapa lainya terlihat duduk di kantin Polsek Sagulung yang letaknya bersampingan. 

"Mau buat SKCK, tapi masih antre. Tadi agak telat datangnya. Besok saja baru datang lagi," kata Johanes Nainggolan, warga Sei Lekop, Dapur 12, Sagulung, Selasa (12/1/2016). 

Sementara itu, Sari (19) asal Nganjuk Jawa Timur berencana memperpanjang SKCK yang sudah lewat masa berlakunya. Rencananya, setelah membuat SKCK, wanita yang tinggal di Kavling Baru, Sagulung itu akan memasukan lamaran pekerjaan ke perusahaan yang ada di Mukakuning. 

"Masih ngurus SKCK buat cari kerja. Rencananya mau lamar di Mukakuning atau dimana saja yang penting dapat kerja," tuturnya. 

Hingga pukul 14.45 WIB, loket pelayanan pembuatan SKCK Sat Intelkam Sagulung masih melayani warga yang datang. Sementara sekitar loket masih terlihat beberapa warga yang antre dan ada yang memilih kembali ke rumah lantaran hanya dilayani hingga pukul 15.00 WIB. 

"Pulang dulu, besok baru balik lagi. Harus datang pagi-pagi. Soalnya banyak yang datang buat SKCK," ujar Linda warga Tembesi Pos. 

Fera, petugas pelayanan pembuat SKCK mengatakan, membludaknya warga pembuat SKCK sudah terlihat sejak awal bulan Januari. Jika tahun kemarin biasanya hanya 30 sampai 40 orang pembuat SKCK, awal tahun ini membengkak hingga 125 orang. 

"Ramenya sudah dari awal bulan. Kita biasanya tutup jam 14.30 WIB tapi sekarang kita tambah lagi waktunya. Hari ini sekitar 125 orang yang buat. Lebih banyak dari tahun lalu," terangnya. 

Editor: Dodo