Tak Puas Unjuk Rasa di Kampus, Mahasiswa Uniba Geser ke DPRD Batam
Oleh : Ahmad Rohmadi
Senin | 12-10-2015 | 12:58 WIB
uniba-demo-peci-dprd.jpg
Puluhan mahasiswa Uniba saat menyampaikan uneg-unegnya kepada anggota DPRD Batam terkait kebijakan kampus menggunakan peci saat wisuda. (Foto: Ahmad Rohmadi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Tidak puas dengan jawaban yang diberikan oleh pihak rektorat, puluhan mahasiswa Universitas Batam (Uniba) pindah berunjuk rasa di gedung DPRD Batam.

Para mahasiswa meminta agar anggota DPRD Batam mendukung tuntutan para mahasiswa untuk bisa menggunakan toga pada saat wisuda.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNIBA Supandi mengatakan keputusan rektorat terkait wisuda dengan menggunakan peci menurutnya bentuk penipuan. "Kamis sudah bayar toga bukan peci. Ini ada kwitansi buktinya, bapak anggota dewan," kata Supandi, Senin (12/10/2015).

Tak lama berunjuk rasa Wakil Ketua Komisi IV, Muhammad Yunus dan anggota Komisi I DPRD Batam, Harmidi turun untuk menemui mahasiswa.

Yunus mengatakan, bahwa toga merupakan salah satu kebanggaan mahasiswa yang akan diwisuda dan menurutnya hal itu sangat sakral. "Kami dari Komisi IV DPRD Batam sangat mendukung penuh adik-adik mahasiswa. Karena bagi kami yang pernah diwisuda memakai toga adalah kebanggaan," kata Yunus.

Sedangkan Harmidi juga mengatakan bahwa pihaknya akan segera memanggil pihak rektorat dan yayasan untuk meminta keterangan alasan wisuda menggunakan peci. Baca: Rektorat Bersikukuh Wisuda Pakai Peci, Puluhan Mahasiswa Uniba Berdemo

Namun, mengingat jadwal DPRD yang masih padat pada minggu ini, Harmidi mengatakan, baru bisa menjadwalkan rapat dengar pendapat dengan pihak kampus pekan depan. "Intinya kami akan mendukung mahasiswa dan memanggil pihak kampus," katanya.

Editor: Dodo