Yong Tou Foo Khas Batam Tetap Jadi Primadona, Boga Inti Sari Pertahankan Cita Rasa Otentik Sejak 1994
Oleh : Aldy
Sabtu | 05-04-2025 | 14:24 WIB
Yong-Tou-Foo.jpg
Yong Tou Foo, menu favorit di Restoran Boga Inti Sari, Pasar Angkasa, Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. (Foto: Aldy)

BATAMTODAY.COM, Batam - Setelah melewati musim Lebaran yang identik dengan santan dan daging berlimpah, masyarakat Batam mulai kembali mencari sajian segar dan ringan. Salah satu yang menjadi pilihan favorit adalah Yong Tou Foo, hidangan laut khas yang semakin populer di kota ini.

Salah satu pelopornya, restoran Boga Inti Sari, yang berlokasi di kawasan Pasar Angkasa, Nagoya, Kecamatan Lubuk Baja, menjadi destinasi kuliner yang tak pernah sepi sejak berdiri pada 1994. Dikenal dengan aneka olahan bakso ikan, udang, dan sotong, restoran ini mempertahankan cita rasa autentik tanpa bahan pengawet.

Danny, generasi kedua pengelola restoran, meneruskan usaha yang diwariskan oleh sang ayah, Herman alias Pak Ahong. Ia menyebutkan semua proses pembuatan dilakukan manual, mulai dari pemilihan bahan hingga pengolahan.

"Kami tetap gunakan ikan Delah ekor kuning sebagai bahan utama. Prosesnya masih manual, karena kami ingin menjaga kualitas," ujar Danny saat ditemui, Sabtu (5/4/2025).

Pengunjung Restoran Boga Inti Sari, tengah menunggu hidangan Yong Tou Foo, salah satu menu favorit di restoran itu. (Foto: Aldy)

Menurut Danny, keunikan Boga Inti Sari tidak hanya terletak pada bahan baku segar, tetapi juga pada kuah dan sambal khas yang menjadi daya tarik utama pelanggan. Menu isian seperti wortel, pare, dan jamur menambah variasi rasa yang disukai berbagai kalangan.

Meski sempat memiliki pabrik dan merek sendiri, kini restoran ini fokus pada produksi internal karena keterbatasan bahan baku. Namun, hal tersebut tidak mengurangi minat pengunjung. Pelanggan tetap berdatangan, mulai dari masyarakat umum hingga tokoh publik seperti Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, yang disebut menjadi pelanggan setia sejak menjabat sebagai anggota legislatif.

Selain menjaga kualitas produk, Boga Inti Sari juga memberikan kontribusi sosial dengan memberikan lapangan kerja bagi warga sekitar, tanpa memandang latar belakang. "Yang penting jujur, rajin, dan bersih," ujar Danny.

Menghadapi tantangan fluktuasi harga bahan baku laut, Danny berharap pasokan ikan berkualitas tetap stabil agar warisan cita rasa Yong Tou Foo khas Batam ini bisa terus dinikmati oleh generasi mendatang. "Yang bikin beda itu kuah dan sambal kita. Rasanya nggak ada di tempat lain," tutupnya dengan bangga.

Editor: Gokli