Nelayan Pulau Siantan Anambas Mengeluhkan Kinerja PLN
Oleh : Alfreddy Silalahi
Jum'at | 05-05-2017 | 14:38 WIB
kabelanambas1.jpg

Kabel listrik di Anambas semrawut. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Tarempa tidak memiliki Pole Top Switch (PTS) ata pemutus beban pasangan luar. Hal tersebut kerap mengganggu aktivitas nelayan di Pulau Siantan.

 

"‎Nelayan disini sangat ketergantungan dengan es, untuk menjaga kesegaran ikan tangkapan. Tetapi kalau listrik padam, maka nelayan akan sulit mendapatkan es," kata Arman, salah satu nelayan, Jumat (5/5/2017).

Dia menjelaskan, kebijakan PLN kerap tidak masuk akal untuk memadamkan listrik. Pasalnya, ‎demi memotong ranting, seluruh Pulau Siantan tidak dialiri listrik.

"Baru-baru ini PLN melakukan pemeliharaan jaringan di Temburun, tetapi seluruh Pulau Siantan ini dipadamkan listrik. Kan tak masuk akal, padahal Temburun itu jauh, tetapi semua jadi korban. Kalau ada PTS, kan bisa yang di Temburun saja dipadamkan. Jadi kondisi ini tidak merugikan masyarakat luas," jelasnya.

Sementara, Pimpinan PLN Rayon Tarempa, Dedi Prima Irawan mengatakan, pemeliharaan jaringan sudah kewajiban PLN. Disinggung mengenai PTS, Dedi berdalih pihaknya memiliki proteksi 20 kV.

"Proteksi ini berfungsi untuk mematikan listrik secara menyeluruh. Ketika ada sentuhan terhadap kabel, maka proteksi langsung memutus arus. Kami juga memiliki fuse 8 ampere pada panel, untuk menghindari tegangan tinggi. Mengenai PTS, menurut saya belum butuh. Karena masih banyak pekerjaan kami, sementara kami kekurangan SDM," ujarnya.

Editor: Yudha