Lantik Lima Pimpinan OPD, Haris Berharap Roda Pemerintahan Berjalan Maksimal
Oleh : Fredy Silalahi
Jum'at | 17-02-2017 | 17:14 WIB
lantik-OPD.gif

Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris melantik 5 Pimpinan OPD (Foto: Fredy Silalahi)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, melantik lima pejabat tinggi pratama eselon IIb untuk memimpin Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini lowong. 

Adapun kelima pejabat tersebut yakni, Azwandi yang sebelumnya menjabat sekretaris Badan Keuangan Daerah (BKD) dilantik menjadi Kepala BKD. Selanjutnya, Effi Sjhuairi sebelumnya Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pemukiman Rakyat (DPUPRPR) dilantik menjadi Kepala DPUPRPR.

Lalu, Japrizal sebelumnya menjabat sekretaris Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfo dan Statistik) dilantik menjadi Kepala Dinas Kominfo dan Statistik. Kemudian Usman sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUMPP) dilantik menjadi Kepala DKUMPP.

Dan Terakhir Ekodesi Amrialdi sebelumnya Kepala Bidang Rehabilitas dan Rekontruksi Bakesbangpol, dilantik menjadi Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Pol PP Damkar).

"Lima pimpinan OPD ini sudah mengikuti seleksi terbuka. Dan kami yakin ini sudah sesuai dengan kompetensi masing-masing. Kami percaya, pemimpin OPD baru ini mampu bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab masing-masing," jelasnya usai membacakan sumpah jabatan, Jumat (17/2/2017).

Dia mengakui, apabila perangkat daerah dipimpin pejabat administrator dan pejabat pengawas, maka roda pemerintahan tidak dapat berjalan lancar. Haris juga menegaskan, bagi setiap pemimpin OPD harus mampu bekerja maksimal sesuai dengan target yang ditetapkan.

"Kita sudah memasuki triwulan I pada tahun anggaran 2017, waktu ini terasa cepat berlalu. Maka kami tegaskan, bagi seluruh pimpinan OPD harus mampu mencapai target dan merealisasikan manfaat pelayanan pada masyarakat. Kami ingin, program-program pembangunan yang disusun segera dilaksanakan, agar dapat dinikmati masyarakat," tegasnya.

Haris menjelaskan, mengenai defisit anggaran bukan menjadi kendala untuk bekerja. Namun setiap pimpinan OPD harus mampu berpikir inovatif untuk mencari solusi, baik menggenjot anggaran dari pusat maupun dari provinsi.

"Jangan anggaran menjadi acuan kita bekerja. Tetapi kita harus bisa mencari solusi, agar pembangunan bisa maksimal. Kami juga meminta kepada pimpinan OPD menjadi contoh bagi pegawai untuk meningkatkan disiplin. Disiplin bekerja adalah kunci keberhasilan," jelasnya.

Ketika disinggung mengenai pengisian jabatan lima sekretaris yang saat ini lowong. Bupati mengatakan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan evaluasi di Baperjakat dengan melakukan penilaian kinerja sesuai kompetensi masing-masing pegawai.

"Saat ini masih tahap evaluasi, apalagi kemarin sudah dilakukan assesstmen, nanti tinggal mengevaluasi sesuai bidang dan kompetensi pejabat yang akan ditempatkan di jabatan kosong itu. Mungkin Maret mendatang akan dilakukan pelantikan untuk sekretaris," ujarnya mengakhiri.‎

Editor: Udin