PKP

Tingkatkan Sinergitas, TNI-Polri dan Pemprov Kepri Gelar Apel Bersama
Oleh : Roland Aritonang
Selasa | 17-04-2018 | 12:16 WIB
apel-kebersamaan.jpg honda-batam
Foto bersama Gubernur Nurdin Basirun dan Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi serta sejumlah pejabat lainnya, usai apel kebersamaan di Mako Lantamal IV Tanjungpinang. (Foto: Roland Aritonang)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - TNI-Polri bersama Pemerintah Provinsi Kepri menggelar apel bersama untuk meningkatkan sinergitas dan solidaritas dalam mengawal keutuhan NKRI di Lapangan Markas Komando Lantamal IV Tanjungpinang, Selasa (17/4/2018).

Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi mengatakan, ada dua agenda penting, yang pertama mewujudkan kebijakan dan perintah pimpinan tertinggi yaitu Panglima TNI dan Kapolri serta jajarannya untuk menunjukan soliditas dan sinergitas antara TNI-Polri dalam rangka menghadapi perkembangan zaman dan bangsa saat ini.

"Wujud soliditas dan sinergitas kita wujudkan dengan cara menggelar apel setiap tanggal 17 dari sekarang ke depan akan dilaksanakan secara bergilir, yang pada pertama ini dengan tuan rumah dan panitia Lantamal IV Tanjungpinang," kata Didid usai melaksanakan Apel kebersamaan sinergitas dan solidaritas TNI-Polri bersama Pemprov Kepri.

Dalam acara ini, Didid menjelaskan, dirinya kebetulan dipercaya Gubernur Kepri menjadi Inspektur upacara. Ia mengatakan, ada beberapa hal kebijakan, arahan dan perintah dari Panglima TNI, di antaranya bahwa sekarang ini sesuai perkembangan zaman tidak ada lagi yang menyiapkan diri sebagai sosok lembaga atau personal yang ego sektoral semua permasalahan dan masalah bangsa harus dilaksanakan secara sinergi antara TNI-Polri dan Pemerintah Daerah.

"Selain itu zaman sekarang sudah jauh berbeda dengan zaman-zaman yang lalu dan perang-perang sekarang berbeda dengan perang zaman yang lalu, seperti ada perang ekonomi misalnya perbedaan harga dengan produk-produk tertentu, perang siber, media sosial yang kesemuanya itu akan memengaruhi dinamika stabilitas negara kita," jalasnya.

Oleh karena itu dalam amanat Panglima TNI, diperintahkan khususnya kepada TNI dan Polri agar tidak menambah kegaduhan yang disebarkan oleh kemajuan zaman, utamanya dari media sosial tersebut.

Lebih lanjut, Didid memaparkan, dalam amanahnya Panglima TNI menyampaikan saat sekarang ini bahwa sudah pada bulan April artinya sudah melewati triwulan pertama pada tahun anggaran 2018, diperintah kepada jajaran TNI dan Polri untuk mepertanggungjawabkan pelaksanaan yang dibelanjakan.

"Jadi diharapkan kita harus menyiapkan diri untuk tahun anggaran triwulan berikutnya, harus semua disususn secara laporan yang akutabel dan transparan," ucapnya.

Sementara Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengatakan, karya bakti kerja keras seluruh elemen sangat diperlukan karena itu perlu TNI-Polri dan Pemerintah Daerah untuk dapat bersinergi, sebagai tindakan dan sikap yang bersama membangun Kepri.

"Karena seluruh elemen semua sederajat dan sama-sama di mata Tuhan," katanya.

Menurutnya, berbicara tentang negara, Provinsi Kepulauan Riau adalah kepulauan jika berbicara Bahari. Keberhasilan itu diemban bukan sendiri tetapi satu tugas yang mulia tentu sebagai ukiran prestasi yang diukur bersama-sama.

"Gangguan dan hambatan akan ada kalau kita lengah. Oleh karena itu dengan tugas dan sikap, serata saling bersinergi antara TNI-Polri dan pemerintah tentunya masyarakat dapat merasa aman dan nyaman," pungkasnya.

Turut hadir, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen Gabriel Lema, Danlanud RHF Tanjungpinang Kolonel PnB Dadan Gunawan, Sekda Kepri TS Arif Fadilah, dan seluruh jajaran Pemprov Kepri.

Editor: Gokli