PKP

Ojek Online dan Ojek Pangkalan Nyaris Betrok di Pasar Fanindo Batuaji
Oleh : Yosri Nofriadi
Rabu | 14-03-2018 | 19:50 WIB
ojek-online-vs-pangkalan.jpg honda-batam
Puluhan driver ojek online nyaris terlibat bentrok dengan sejumlah pengemudi ojek pangkalan di Pasar Fanindo, Kecamatan Batuaji, Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 15.00 Wib (Foto: Yosri Nofriadi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Puluhan driver ojek online nyaris terlibat bentrok dengan sejumlah pengemudi ojek pangkalan di Pasar Fanindo, Kecamatan Batuaji, Rabu (14/3/2018) sekitar pukul 15.00 Wib.

Beruntung kedua pihak masih bisa didamaikan, sehingga keributan tidak berujung perkelahian.

Peristiwa tersebut diduga akibat salah paham antara salah satu driver ojek online dengan beberapa tukang ojek yang biasa mangkal di area pintu masuk Pasar Fanindo tersebut.

"Katanya sih gara-gara ada warga yang memesan makanan menggunakan fasilitas go food minta diantar. Dikira tukang ojek yang mangkal mau jemput penumpang," ujar Nelson, warga yang berjualan di sekitar lokasi kejadian.

Saat itulah, lanjut Nelson, sempat terjadi insiden adu mulut dan driver gojek berusaha meminta bantuan ke rekan lainnya. Tak berapa lama, puluhan driver ojek online pun berdatangan.

"Enggak kok, enggak ada ribut-ribut, kita ke sini cuma mau mediasi. Memang tadi sempat adu mulut sebentar, tapi sekarang sudah terkendali," ujar Deni, salah satu driver ojek online di lokasi kejadian.



Wakil keamanan ojek pangkalan di Pasar Fanindo, Erman, mengatakan ojek online dilarang masuk ke lokasi Pasar Fanindo, sebab di pasar itu sudah sejak lama ada ojek pangkalan.

"Kalau mengantar sewa boleh, tapi kalau menjemput sewa ke dalam tidak boleh. Kita sama-sama cari makan," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, puluhan anggota Polsek Batuaji langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengamanan.

"Jadi, hanya karena salah paham antara ojek pangkalan dengan ojek online. Nggak ada kok bentrok. Kedua belah pihak sudah kita panggil untuk mediasi," ujar Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko.

Editor: Udin