PKP

Menurut Tetangga, Begini Sosok A Kun Pelaku Pembunuh Ayah Kandung di Bintan
Oleh : Syajarul Rusydy
Selasa | 13-03-2018 | 17:02 WIB
akun-lgi1.jpg honda-batam
A Kun, pelaku pembunuhan ayah kandung di Bintan. (Foto: Syajarul)

BATAMTODAY.COM, Bintan - A Kun (28) warga yang tinggal di Gang Rahayu, Jalan Barek Motor, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) sempat membuat geger warga setelah tega menghabisi nyawa ayah kandungnya pada Senin (12/3/2018) siang kemarin.

Dari pengakuan tetangga, A Kun dikenal merupakan sosok yang sulit diajak komunikasi. Lebih sering menghabiskan waktu dengan menyediri dan tidak memiliki teman dekat.

"Kita gak pernah komunikasi dengan dia (A Kun), paling kalau lewat depan rumahnya, ngelihat dia menung gitu aja," kata salah satu tetangganya saat ditemui di Kijang, Selasa (13/3/2018).

Selain itu, tetangga juga sering dengar suara pertikaian dari dalam rumah A Kun, baik itu pagi, siang, maupun malam hari. Namun hal tersebut sudah dianggap sudah bagi tetangga.

"Kalau orang berantem, udah sering. Tapi kita ya cuek, gak mau ikut campur, kita juga paham lah kondisinya," ujarnya.

Sesekali kata warga, kakak kandung A Kun yang bernama Yongyong mengadu kepada tetangga. Namun, tetangga lebih mengarahkan keluarga, untuk membuat pengaduan ke kantor polisi.

"Mungkun udah gak kuat, abangnya itu (Yongyong) ngadu kepada kita. Tapi kita suruh aja langsung ke kantor polisi, karena kita kan takut juga," sebutnya.

Sementara itu, kakak A Kun, yang bernama Yongyong tidak menyangka kalau adek kandungnya itu tega menghabisi nyawa ayahnya dengan sadis. Diakuinya memang dalam sepekan ini, A Kun sering uring-uringan.

"Saya gak tau, saya gak nyangka aja sampe dia kayak gitu. Tapi memang dalam minggu ini dia sering marah-marah," kata Yonghong.

Puncak kemarahan Akun, terjadi pada Senin (12/2/2018) dini hari. Dimana saat itu, Akun mengamuk sengat hebat, segala macam barang barang dihancurkan, jendela rumah habis dipecahkan, bahkan kaca mobil taksi yang terparkir disamping rumah juga ikut menjadi sasaran amukan Akun.

"Subuh ngamuk dia, semua dipecahkan. Saya lapor ke RW, langsung diamakan dibawa kerumah sakit," kata Yongyong.

Ntah mengapa, Akun yang sempat diamankan itu, kembali pulang kerumah. Padahal kaki dan tangannya sudah diikat sekacang mungking. Namun berhasil lolos, dan kembali pulang kerumah, hingga akhirnya menewasakan ayahk kandungnya sendiri dengan balok.

Editor: Yudha