Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ini Dampak Buruk Kurang Tidur pada Kesehatan
Oleh : Redaksi
Kamis | 11-01-2018 | 11:52 WIB
kurang-tidur-OK.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Apakah Anda termasuk orang yang tidak cukup tidur setiap harinya? Entah karena alasan pekerjaan yang belum selesai, atau karena aktivitas lain yang kerapkali membuat Anda terjaga setiap malamnya.

Kurang tidur sudah banyak disebutkan bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh Anda.

Tidur, diet dan olahraga seimbang, merupakan dasar kesehatan yang baik. Kurang tidur yang berlangsung secara kronis akan meningkatkan risiko kondisi medis serius seperti diabetes, obesitas dan penyakit jantung.

Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan produksi kortisol tubuh, yang juga dikenal sebagai hormon stres. Hal ini juga menyebabkan fungsi hormon yang tidak tepat.

Hal ini juga dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, yang menyebabkan diabetes tipe 2.

Berikut adalah rincian dari apa yang terjadi bila Anda tidak tidur selama sehari.

1. Jatuh Sakit

Kurang tidur dapat mengganggu kemampuan tubuh Anda untuk melawan penyakit, dan membuat Anda mudah mudah jatuh sakit. Ada hubungan timbal balik antara waktu tidur dan sistem kekebalan tubuh Anda. Jika sistem kekebalan tubuh akan lemah, akan membuat Anda sering jatuh sakit.

2. Jantung terganggu

Tidur terlalu singkat atau terlalu panjang akan berakibat buruk pada kesehatan. JIka tidur Anda mungkin kurang dari lima jam atau lebih dari sembilan jam, masing-masing, telah terbukti memiliki dampak negatif pada kesehatan Anda. Anda juga memiliki kemungkinan peningkatan penyakit jantung koroner atau mengalami stroke jika Anda kurang tidur.

3. Meningkatkan Risiko Kanker

Jika Anda memiliki durasi tidur yang singkat, Anda rentan terkena kanker payudara, kanker usus besar dan kanker prostat. Pekerja yang terbiasa bekerja semalam mungkin juga menderita risiko kanker yang lebih tinggi.

4. Masalah Berpikir

Kurang tidur dapat menyebabkan beberapa masalah kognisi utama (pemikiran). Tidur yang tidak tepat akan mempengaruhi otak Anda sebagian besar dan Anda akan kehilangan energi untuk berpikir kreatif atau memahami sesuatu dengan jelas. Jadi, untuk menghindari masalah berpikir, tidur nyenyak.

5. Pelupa
Kurang tidur bisa membuat Anda lebih pelupa. Sebuah penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa tidur memiliki dampak pada pembelajaran dan ingatan. Tidur sangat penting untuk mengkonsolidasikan hal-hal yang kita pelajari di otak. Jadi, istirahat yang tepat diperlukan untuk mengunci informasi baru di otak.

6. Hormon Seks Menurun

Tidak cukup tidur setiap hari bisa mengurangi gairah seks Anda. Pria muda yang kehilangan tidur selama satu minggu menunjukkan penurunan kadar testosteron. Kurang tidur kurang dari lima jam mengurangi kadar hormon seks hingga 10 sampai 15 persen.

7. Berat badan naik

Kurang tidur bisa membuat Anda menambah kalori ekstra. Orang yang tidur kurang dari lima jam setiap malam lebih cenderung bertambah berat badan dan akhirnya menderita obesitas. Orang yang tidur selama 7-8 jam akan mendapatkan jumlah tidur yang nyenyak dan karenanya membuat mereka merasa segar dan berenergi.

8. Risiko Diabetes Meningkat

Selain memiliki lingkar pinggang yang lebih besar, orang yang tidak cukup tidur memiliki peningkatan risiko terkena diabetes. Tidur yang tidak tepat meningkatkan kadar insulin dalam tubuh, yang akan menyebabkan diabetes. Orang yang tidur selama 8 jam memiliki kemungkinan lebih rendah terkena diabetes.

9. Cepat tua

Kurang tidur juga mempengaruhi kulit Anda dan membuat Anda terlihat berumur lebih tua di usia muda. Orang yang kurang tidur dan kebiasaan tidur yang buruk tampak jauh lebih tua dari usia sebenarnya, seperti sebuah penelitian menyebutkan. Hal ini menyebabkan garis-garis halus, keriput, warna kulit tidak rata dan ditandai kelonggaran kulit.

10. Hubungan dengan pasangan penuh Stres

Kurang tidur dapat menyebabkan rendahnya energi, kelelahan dan kantuk dan ini sekali lagi dapat mempengaruhi hubungan Anda, karena perasaan tidak nyaman. Anda cenderung menjadi murung dan mudah emosi pada pasangan Anda. Orang yang telah tidur nyenyak lebih bahagia dengan pasangannya dan merasa aman dalam suatu hubungan.

Sumber: Bisnis.com
Editor: Gokli