Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Akibat Korsleting Listrik, Satu Unit Rumah di Tanjungpinang Ludes Dilahap Si Jago Merah
Oleh : Devi Handiani
Selasa | 09-08-2022 | 16:36 WIB
rumah-hangus-terbakar1.jpg Honda-Batam
Rumah di Gang Menur Jalan Menur Km 8 Depan Hotel CK Tanjungpinang ludes terbakar. (Devi/BTD)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Satu unit rumah di Gang Menur, Km 8 Jalan Menur, tepatnya di depan Hotel CK Tanjungpinang, hangus terbakar akibat korsleting listrik, Selasa (9/8/2022) siang. Seluruh perabotan juga ludes.

Saat dilalap si jago, rumah tersebut dalam kondisi tertutup, hingga seluruh bangunan rumah hingga bagian atap ludes terbakar. Mengetahui ada kebakaran, warga sekitar pun bergotong royong menyiram api dengan menggunakan dua mobil tangki air.

Siswoko, seorang saksi mata, menuturkan, kejadian tersebut sekitar pukul 13.30 WIB. Dia melihat secara langsung ada gumpalan asap serta letupan dari atas rumah.

"Kondisi rumah sendiri dalam keadaan kosong. Kebetulan ada anak kecil yang berada di depan rumah, langsung kita amankan dulu. Dengan kondisi tertutup terpaksa kita jebol rumahnya. Barang-barang sudah tidak bisa dikeluarkan lagi, soalnya asap datangnya dari dalam," jelasnya.

Sementara Kabid Pemadaman dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Tanjungpinang, Djufnurinsyah, mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat saat petugas Damkar sedang berkumpul di Sukaberenang.

"Kebetulan ada regu dari Bintan Center langsung ke lokasi kejadian. Untuk penyebabnya masalah listrik. Tidak ada korban, karena rumah dalam keadaan kosong," ungkapnya.

Ia menambahkan, dalam melakukan pemadaman terjadi kendala karena masih ada arus listrik yang masih menyala sehingga ada dua orang petugas Damkar disengat listrik.

"Armada yang diterjunkan 2 unit ditambah satu unit ukuran besar. Selain itu ada satu rumah yang terdampak karena masih satu bumbung dan api sempat merayap ke sebelah bagian kamar. Namun kami langsung segera atasi supaya tidak menyebar mengingat kondisi angin," pungkas Djufnurinsyah.

Editor: Yudha