Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

102 ASN dan Satgas Kebersihan Kecamatan Sagulung Divaksinasi
Oleh : Irwan Hirzal
Selasa | 20-04-2021 | 11:48 WIB
vaksinasi-ASN-Batuaji1.jpg Honda-Batam
Vaksinasi ASN dan Satgas Kebersihan Kecamatan Batuaji. (Irwan Hirzal/BTD)

BATAMTODAY.COM, Batam - Sebanyak 100 orang dari Satuan tugas (Satgas) Kebersihan dan ASN serta honorer Kelurahan se-Kecamatan Sagulung melaksanakan vaksinasi Covid-19.

Vaksinasi dilakukan di belakang kantor Camat Sagulung, Senin (19/4/2021) kemarin. 100 orang yang dilakukan vaksinasi diantaranya 46 orang petugas kebersihan Kecamatan Sagulung, sementara yang lainnya pegawai dan honorer ditiap kelurahan di Kecamatan Sagulung.

Pelaksanaan vaksinasi ini untuk mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19 di tanah air pada umumnya di kota Batam.

"Hari ini total yang di vaksinasi ada sebanyak 102 orang, termasuk Satgas Kebersihan dan ASN serta honorer Kelurahan Kecamatan Sagulung. Bahkan untuk memutus penyebaran covid-19 ini, seluruh petugas harus divaksinasi," ujarnya Camat Sagulung Reza Khadafy Selasa (20/4/2021).

Sedangkan, petugas vaksinasi kali ini dilaksanakan dengan melibatkan tenaga medis dari dinas Kesehatan kota Batam.

"Sebelum vaksinasi dilakukan para ASN dan Honorer serta Satgas Kebersihan diperiksa kesehatannya, dan juga diberi pertanyaan terkait adanya keluhan atau sakit yang diderita peserta," sebutnya petugas vaksinasi.

Peserta yang divaksin merupakan peserta yang telah memenuhi syarat sesuai hasil pemeriksaan, sedangkan peserta yang tidak memenuhi syarat seperti ibu hamil, penderita hipertensi dan penyakit lainnnya akan ditunda pemberian vaksin.

"Apabila ada gejala penyakit yang cukup membahayakan peserta, pihaknya akan menunda sementara pemberian vaksin hingga waktu kondisi peserta membaik dan sehat," jelasnya.

Lanjut Reza, mengingatkan kepada peserta yang sudah mendapat vaksin agar tidak mengabaikan protokol kesehatan.

"Walaupun sudah divaksin tetaplah menjaga kesehatan dan pola makan yang teratur, terlebih protokol kesehatan pola 5 M," jelas Reza.

Editor: Yudha