Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Ketua Wantiknas Sebut Posisi Kepri Penting di Sektor Teknologi dan Informasi Nasional
Oleh : Redaksi
Selasa | 20-04-2021 | 11:16 WIB
ilham-habibie1.jpg Honda-Batam
Ketua Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas), Ilham Akbar Habibie. (Menkominfo)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pemanfaatan internet turut menyumbang pertumbuhan ekonomi di Kepri. Apalagi dengan pandemi Covid-19, dimana internet menjadi penting tidak hanya sebagai media informasi dan komunikasi, tetapi juga sebagai sarana jual beli.

Hal tersebut disampaikan Kadis Kominfo Kepri, Zulhendri saat mewakili Gubernur Kepri menjadi pembicara pada Pesantren Kilat Digital 2021 secara daring di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Kepri, Senin (19/4/2021).

Saat ini lebih dari 1,9 juta atau 87 persen dari 2,2 juta jiwa penduduk Kepri, telah menggunakan internet. Tidak hanya digunakan untuk berselancar di dunia maya dan mencari informasi saja, penggunaan internet di Kepri dimanfaatkan untuk berbinis.

"Sekarang di Kepri perusahaan transportasi berbasis aplikasi seperti Gojek dan Grab semakin berkembang. Apalagi dimasa pandemi ini, memesan makanan tidak perlu datang langsung, tinggal pesan saja melalui aplikasi dan diantar oleh transportasi online," sebut Zulhendri.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Wantiknas), Ilham Akbar Habibie yang juga menjadi pembicara. Kepri menjadi penting di dunia teknologi dan informasi nasional, karena Batam menjadi lokasi pertemuan jaringan internet nasional dan internasional.

"Ada dua lokasi di Indonesia yang menjadi titik pertemuan jaringan internet nasional dan internasional. Yaitu di Batam yang menjadi titik pertemuan dengan Singapura dan di Manado dengan Philiphina. Dan di Batam sudah ada dan akan dibangun lagi pusat data nasional," sebut Ilham Habibie dilansir dari kanal Diskominfo Kepri, Selasa (20/4/2021).

Keistimewaan Batam ini perlu didukung, untuk menghasilkan ekosistem digital. "Nanti disana muncul pengembang-pengembang aplikasi dan juga website. Ini harus kita dukung dan kita kembangkan," sebut Ilham Habibie.

Pesantren Kilat Digital 2021 ini digelar pada 19-23 April 2021 secara daring. Kerjasama antara Sobat Cyber Indonesia, BAKTI, KNPI dan Kominfo dengan peserta sekitar 130 orang penggiat dunia digital.

Editor: Yudha