Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Lingga Latih Penata Rias Pernikahan Adat Melayu
Oleh : Juhari/Dodo
Sabtu | 09-06-2012 | 10:40 WIB
pengantin_melayu.jpg Honda-Batam

Ilustrasi pengantin Melayu.

LINGGA, batamtoday - 50 penata rias perkawinan yang ada di kabupaten Lingga mendapat pelatihan tata rias adat perkawinan Melayu. Para peserta pelatihan ini akan mendapatkan bimbingan selama tiga hari, sejak Rabu hingga Jumat (8/6/2012) kemarin di Gedung Replika Istana Damnah di Daik, Lingga.

"Kita berharap, agar kegiatan ini bisa melestarikan adat perkawinan Melayu Lingga," tutur Daria, Bupati Lingga. 

Daria menambahkan langkah pemerintah untuk memberikan pelatihan tata rias adat perkawinan Melayu ini dilakukan sebagai penyikapan terhadap modernisasi dan globalisasi telah merambah keseluruh daerah, termasuk di Lingga, yang berakibat pada terjadinya perubahan dalam adat perkawinan. 

Sementara itu, Junaidi Adjam, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar ) Lingga menambahkan pelatihan tersebut digelar untuk menyatukan persepsi dan kesepahaman tentang adat perkawinan Melayu, bagi para peserta sekaligus memperkenalkan dengan berbagai model dan perlengkapan yang dibutuhkan. 

Dia juga mengatakan, di dalam adat istiadat ini, ada kaidah normatif yang menjadi sandaran dalam upaya melestarikan dan mengembangkan Adat Istiadat perkawinan di Lingga.

"Selain itu lagi, seiring dengan perjalanan waktu, perubahan bisa saja terjadi, ada kekhawatiran adat perkawinan ini berubah atau hilang, cenderung kurang peduli, terutama mengenai presesi dan perlengkapan yang menyertai adat tersebutini ahirnya ddapat menyadarkan khalayak sasaran adat perkawinan mengandung nilai-nilai budaya yang luhur," kata Junaidi seraya menyebutkan acara tersebut mendapat dukungan penuh dari Lembaga Adat Melayu Lingga.