Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Jembatan VI Barelang Belum Bisa Dilalui Kendaraan Berat
Oleh : Gokli/Dodo
Jum'at | 08-06-2012 | 13:43 WIB
aussie....gif Honda-Batam

Jembatan VI Barelang saat ditabrak kapal APC Aussie 1 dua hari lalu.

BATAM, batamtoday - Setelah kapal APC Aussie 1 berhasil dievakuasi dari Jembatan VI Barelang kemarin, kini jembatan tersebut sudah bisa dilalui kendaraan roda dua dan angkutan anak sekolah. Sementara truk pengangkut kayu dan ikan belum diperbolehkan melintas karena kondisi jembatan masih rusak, Jumat (8/7/2012) siang. 

Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, angkutan anak sekolah yang melintas di jembatan tersebut terpaksa harus menurunkan penumpang terlebih dahulu. Hal ini dilakukan untuk menjaga beban supaya tak terlalu berat. 

"Sekarang sepeda motor dan angkutan anak sekolah sudah bisa melintas. Namun truk pengangkut kayu dan ikan belum diperbolehkan karena beban yang terlalu berat," ungkap Beno, salah seorang warga sekitar. 

Meskipun demikian, warga sekitar masih tetap khawatir akan akses perekonomian yang belum lancar seperti semula, dimana pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk nelayan masih tetap belum lancar. Sehingga, rusaknya jembatan ini membuat nelayan terancam tak bisa melaut. 

Selain Beno, warga lain yang bisa dihubungi batamtoday, Poltak mengatakan hal yang sama. Arus lalu lintas di melalui Jembatan VI sudah lumayan lancar meski belum semua kendaraan yang diperbolehkan melintas.

Selain itu, selaku warga di Pulau Galang Baru, Poltak berharap jembatan tersebut supaya dapat diperbaiki secepat mungkin. Karena hanya jembatan itulah satu-satunya akses utama warga untuk memasarkan hasil tangkapn ikan maupun barang lainnya ke Pulau Batam. 

"Saya berharap supaya jembatan tersebut secepatnya diperbaiki. Supaya warga dapat memasarkan ikan hasil tangkapan ke Pulau Batam," pungkasnya.