Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dampak Kegiatan Cut And Fill Intai Warga Tanjungundap Sagulung
Oleh : Irwan Hirzal
Jum\'at | 16-10-2020 | 15:20 WIB
A-CUT-AND-FILL-SAGULUNG.JPG Honda-Batam
Bukit di Tanjungundap Sagulung Batam yang sedang dipotong. (Foto: Irwan)

BATAMTODAY.COM, Batam - Aktivitas pemotongan lahan (cut and fill) di wilayah Tanjungundap Tembesi, Kecamatan Sagulung Batam yang diduga tidak kantongi izin masih terus berlangsung.

Kegiatan ini dikhawatirkan akan berdampak bagi keselamatan lingkungan warga sekitar, khususnya warga Tanjungundap.

Pantauan di lapangan, pemotongan bukit ini memang sangat jauh dari pemukiman warga. Namun aktivitas dam truk pengangkut tanah melintasi jalur utama warga Tanjungundap.

Di lokasi kegiatan cut and fill, terdapat alat berat yang di gunakan mengorek bukit, lalu kendaraan dam truk berjumlah belasan selalu mondar mandir untuk mengangkut tanah.

"Aktivitas ini sudah berjalan satu minggu. Pengerjaannya tidak menentu kadang pagi sampai sore. Kemarin beroprasi malam hari," ucap seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, Jumat (16/10/2020).

Warga sekitar tidak mengetahui itu proyek siapa, warga hanya berharap agar proyek itu diperhatikan oleh petugas. Karena memang akan berdampak bagi lingkungan.

"Jika tidak ada pengawasan, tentu akan ada dampak serius bagi lingkungan sekitar," tambahnya.

Sementara itu, Lurah Tembesi, Arfie mengatakan, belum mengetahui siapa pemilik proyek. Pasalnya, Kelurahan Tembesi tidak mendapatkan laporan tentang aktivitas pemotongan bukit di sekitar Tanjungundap.

"Saya belum tahu informasinya ini, pihak Kelurahan akan turun ke sana bersama Kapala Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kasitrantib)," ujarnya.

Editor: Dardani