Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Percepat Proses Swab, Pemprov Kepri Tambah 4 Petugas Kesehatan di BTKLPP
Oleh : Irwan Hirzal
Rabu | 05-08-2020 | 09:24 WIB
sekda-lab1.jpg Honda-Batam
Sekretaris Daerah Kepri Tengku Said Arif Fadillah Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Batam. (Foto: Irwan)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, melalui Sekretaris Daerah akan menambah empat orang petugas kesehatan di Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas 1 Batam, Sagulung. Hal ini guna mempercepat proses pengecekan sempel Covid-19.

Sepeti diketahui dari hasil contack tracking Gubernur Kepulauan Riau, Isdianto menerima kurang lebih 800 sempel. Sementara yang baru diperiksa sebanyak 500 sempel.

Sekretaris Daerah Kepri Tengku Said Arif Fadillah sangat mengapresiasi kinerja BTKLPP yang kerja hingga malam hari. Ia mengaku akan menambah jam lembur dan menambah empat petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepri.

"Sangat luar luar biasa kerjanya dari pagi sampai malam hari dengan banyaknya sampel yang diterima, tidak hanya di Tanjungpinang tapi seluruh Kepri. Tapi kita sedikit bertanya kenapa hasilnya begitu lambat, kita berharap ketika di cek sampel 2-3 sudah ada hasilnya," ujar Fadillah, Selasa (4/8/2020).

Dengan ditambahnya empat petugas kesehatan, diharapkan kinerja BTKLPP bisa berkerja secara maksimal.

"Harapan kita hasil tes sweb bisa diterima segera mungkin. Karena masih banyak orang tua atau tokoh masyarakat yang masih menanyakan hasilnya ke saya," ungkap Fadillah.

Ismail, Kasubag Tata Usaha (TU) BTKLPP Kelas 1 Batam sangat berterima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri yang telah membantu dan memberikan empat tenaga kerja kesehatan.

"Sampai saat ini kondisi berjalan normal hari ini tenaga kerja yang Kita butuhkan 4 orang sudah bisa masuk besok (hari ini-red). Nanti kita akan menambah jam kerja untuk mempercepat prosesnya," ujar Ismail.

Ismail mengaku dengan menerima 800 sempel, petugas analis di BTKLPP mengalami kelelahan. Lantaran jam kerja petugas ditambah dari masuk pukul 09.00 sampai 22.00 WIB.

Apalagi, masuknya 800 sampel contack tracking bersamaan dengan hari libur pada Minggu (2/8/2020) lalu.

"Kondisi temen-temen analis sudah sangat lelah. Kalau kita paksakan kerja, saya takut ada yang drop atau tertular Covid-19. Nah ini yang betul-betul kita jaga. Jangan sampai salah satu analis kami ada yang tertular. Kalau ada yang tertular mau tidak mau kita tutup pemeriksaan," pungkasnya.

Editor: Yudha