PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

TNI-Polri dan Melayu Raya Karimun Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Ibadah
Oleh : Freddy
Rabu | 25-03-2020 | 10:04 WIB
semprot-desinfektan-karimun.jpg honda-batam
Penyemprotan disinfektan di tempat ibadah Sungai Lakam Barat, Karimun. (Foto: Ist)

BATAMTODAY.COM, Karimun - TNI-Polri bersama Ormas Melayu Raya Kabupaten Karimun melakukan penyemprotan disinfektan rumah penduduk serta tempat ibadah di wilayah Sungai Lakam Barat, Kecamatan Karimun, Selasa (24/3/2020).

Kapolsek Tanjungbalai Karimun, AKP Budi Hartono mengatakan dalam mengantisipasi penyebaran virus Corona, TNI-Polri bersama Perhimpunan Melayu Raya melakukan penyemprotan disinfektan.

"Untuk saat ini baru dua mesjid yang disemprotkan disinfektan yakni Mesjid Nurul Huda dan Mesjid Jabbal Nur serta di wilayah sekitar Telaga Tujuh Kelurahan Sungai Lakam barat." Jelas Budi Hartono.

Sementara dari unsur TNI-Polri mengikutsertakan Bhabinkamtibmas Kelurahan Sungai Lakam barat dan Timur , Brigadir Juandi Simanjuntak. Bhabinkamtibmas Kelurahan Tanjungbalai Karimun, AIPTU Waluyo,Lurah Tanjungbalai,Azrari

"Penyemprotan cairan disinfektan ini merupakan upaya kita untuk mencegah penyebaran dari Covid-19 atau virus Corona," ujarnya.

Budi Hartono berharap agar dengan dilakukan penyemprotan disinfektan dapat lebih memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang saat ini sangat dikhawatirkan dengan Covid-19 atau Virus Corona.

"Mudah-mudahan melalui penyemprotan cairan disinfektan dapat mencegah rasa khawatir masyarakat dari virus Corona dan dapat mematikan Covid-19," katanya.

Ditambahkan Budi Hartono, sekarang ini memang harus kita akui bahwa untuk mendapatkan bahan baku pembuatan disinfektan di Tanjungbalai Karimun ini sangat sulit .

"Mudah-mudahan dari kalangan pengusaha atau Pemerintah Daerah masih ada memiliki atau menyimpan bahan baku pembuatan disinfektan," ujarHartono.

Ketua Perhimpunan Melayu Raya, M.Firdaus menghimbau kepada pengurus mesjid untuk dapat menggulung sajadah di mesjid tersebut dan bagi warga yang ingin menunaikan ibadah shalat dapat membawa sajadah dari rumah.

Selain itu M. Firdaus mengingatkan agar pada saat melaksanakan shalat, para jamaah dapat lebih berjarak atau sap baris tidak terlalu berdepetan seperti pada saat kondisi normal.

Editor: Yudha