PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Barang Bagasi Ditinggal, Penumpang Lion Air Rute Padang-Batam Kecewa Berat
Oleh : Romi Chandra
Sabtu | 22-02-2020 | 19:52 WIB
bagasi-pesawat.jpg honda-batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Pelayanan yang diberikan Lion Air lagi-lagi membuat penumpang kecewa karena barang bagasi tertinggal atau tak sampai bersamaan dengan penumpang.

Insiden ini dialami seorang penumpang Lion Air rute Padang-Batam, Eko Setiawan, keberangkatan pesawat pukul 14.20 Wib, Sabtu (22/2/2020).

Saat itu Eko berangkat berempat. Dia, istri dan dua anaknya yang masih kecil.

Untuk meringkas barang bawaan empat orang, dia membawa satu koper berukuran sedang berisi baju. Dia memang tidak membeli bagasi berbayar lebih awal.

Saat menaiki pesawat, tiba-tiba saja Eko ditahan seorang petugas Bandara Internasional Minangkabau. Alasannya karena koper bawaannya kelebihan muatan dan diminta untuk membayar.

Ia tidak mempermasalahkan dan berniat untuk membayarnya. Hanya saja, arahan petugas saat itu memintanya untuk membayar di Batam. "Dia minta nomor ponsel, disuruh bayar nanti di Batam," kata Eko kepada pewarta.

Ia mengira permasalahan saat itu sudah selesai. Setibanya di Batam, dan akan mengambil bagasi barang, alangkah terkejutnya Eko ketika mengetahui kopernya tidak ada alias ditinggal di Padang.

"Barang sudah habis tetapi tidak ada. waktu itu didatangi petugas. Ditunjukkanlah foto. Barang ini ya, saya jawab ya," akunya.

Dari penjelasan petugas Lion Air di Bandara Hang Nadim Batam, koper miliknya tak jadi dibawa ke Batam. "Alasannya sengaja ditinggal karena belum bayar. Ini yang saya sesalkan, informasi yang diberikan tidak jelas dan malah menyusahkan," sesalnya.

Ia pun dijanjikan jika barangnya akan tiba di Batam, Minggu (23/2/2020) sekira pukul 09.00 WIB, pagi. Namun Eko sudah terlanjur kecewa.

Ia tidak mendapat penjelasan rinci sebelumnya. Apalagi Minggu ini, Eko sudah punya rencana ke Singapura.

"Dari sana (Padang) suruh bayar di Batam. Sudah sampai Batam ternyata barang tak ada. Sudah rugi 2 kali saya," ujarnya.

"Mesti jemput lagi ke Bandara. Kecewalah. Saya minta barang saya kembali," tegasnya.

Editor: Gokli