PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Korban Tenggelam di Perairan Tanjunguncang Ditemukan Tak Bernyawa
Oleh : Hendra
Rabu | 19-02-2020 | 18:52 WIB
yanto-ditemukan.jpg honda-batam
Basarnas Tanjungoinang, Pos SAR Batam dan Polairud Polda Kepri saat hendak melakukan proses evakuasi korban tenggelam di Perairan Tanjunguncang, Rabu (19/2/2020). (Ist)

BATAMTODAY.COM, Batam - Yanto, korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tenggelamnya boat pancung bermuatan pasir di Perairan Tanjunguncang menuju Pulau Gara, Rabu (19/2/2020) pagi, akhirnya ditemukan sore tadi, sekitar pukul 16.35 Wib.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt, menyampaikan, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa. "Selanjutnya jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan visum," jelasnya.

Sebelumnya, boat pancung tanpa nama tenggelam di Perairan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji menuju Pulau Gara, Kecamatan Belakang Padang, Rabu (19/2/2020) sekitaran pukul 07.15 WIB pagi.

Humas BASARNAS Tanjungpinang, Agung menyampaikan kejadian ini persis tidak jauh dari Pulau Gara dengan titik koordinat 1.3'848"N - 103.53'091"E.

"Dalam boat tersebut ada 4 orang. 3 orang berhasil selamat, namun satunya lagi masih dalam proses pencarian," ujar Agung.

Kronologisnya dia sampaikan, yakni sekitaran pukul 07.00 WIB, boat pancung tanpa nama bermesin Yamaha 15 Pk itu dinahkodai Samsudin (40) dan berisis 3 orang ABK atas nama: Juli (30), Nuar (20), dan Yanto (30).

Muatan pancung itu disebutkan pasir, lebih kurang sebanyak 3 kubik atau terhitung 120 karung dengan ukuran berat 25 Kilogram.

Dalam perjalanan dari Perairan Tanjunguncang menuju Pulau Gara, pancung mereka dihempas ombak dari arah belakang. Perlahan buritan boat pancung itu tenggelam.

"Saat itu mereka mencoba menyelamatkan diri menuju kelong yang tak jauh dari lokasi. Namun 1 orang atas nama Yanto tenggelam dan belum ditemukan. Sampai saat ini masih dilakukan pencarian," tutup Agung.

Editor: Gokli