PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Tumbuh Subur, Indonesia Punya 2.193 Startup di 2019
Oleh : Redaksi
Kamis | 23-01-2020 | 10:52 WIB
menkominfo-plate11.jpg honda-batam
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Indonesia merupakan salah satu tanah yang subur untuk pertumbuhan startup. Indonesia menduduki urutan nomor lima dunia Startup Ranking dengan jumlah perusahaan rintisan 2.193 buah pada tahun 2019.

Demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate saat berbicara dalam diskusi Spotlight On Indonesia Unicorns And Digital Economy Advancement: The Big Picture yang digelar di sela-sela pertemuan tahunan World Economic Forum 2020, di Davos, Swiss.

Turut hadir Founder dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya, Co-founder Traveloka Albert; dan Presiden Direktur Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.

Johnny mengatakan posisi Indonesia dalam Startup Rangking berada setelah Amerika Serikat, India, dan Kanada. Posisi Indonesia bahkan mengungguli negara-negara maju lain seperti Jerman, Australia, Perancis, dan Spanyol yang membuntuti di urutan-urutan sesudahnya.

Selain unggul dalam hal kuantitas, Indonesia tangguh dalam hal kualitas startup. Terbukti dengan munculnya empat unicorn dan satu decacorn.

"Valuasi pasar para decacorn dan unicorn Indonesia mendominasi dunia startup di kawasan Asia Tenggara," ujar Menkominfo dalam keterangan resminya.

Johnny turut membeberkan pengalaman pemerintah Indonesia dalam memfasilitasi dan mengakselerasi tumbuhnya pelaku usaha bisnis digital tersebut. Mulai dari program Gerakan 1000 Startup, Nexticorn, hingga memberikan dukungan bagi para unicorn dan decacorn melalui instrumen pengembangan sumber daya manusia pendukung, regulasi, dan infrastruktur.

Dipaparkan Menkominfo, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan Palapa Ring sepanjang 348.416 kilometer, mengelola 6 satelit dan menyiapkan pengaryaan 2 satelit baru. Selain itu melakukan pendirian BTS baru untuk menutup blankspot sebanyak 116.982 buah sampai kuartal ketiga tahun 2019.

Dalam sektor pengembangan sumber daya manusia, bersama ekosistem Kominfo menyelenggarakan pengembangan keterampilan digital dasar melalui gerakan nasional Siberkreasi, Digital Talent Scholarship dan Digital Leadership Academy.

Di kesempatan itu, Menkominfo mengatakan pemerintah telah memangkas peraturan-peraturan yang menghambat atau tumpang tindih dalam bidang ekonomi digital. Dukungan ini berikan untuk mendorong pengesahan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) dan UU lainnya, serta mendukung penyusunan omnibus law untuk mendorong masuknya investasi.

Sumber: Detik.com
Editor: Yudha