PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Terkendala Jarak dan Cuaca Ekstrem

Pekan Depan, Polres Bintan Kirim Bantuan Sembako untuk Korban Banjir di Tambelan
Oleh : Syajarul Rusydy
Sabtu | 07-12-2019 | 18:40 WIB
banjir-tambelan.jpg honda-batam
Polisi bantu warga menangani banjir yang terjadi di Kecamatan Tambelan, Bintan. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Cuaca ekstrem hingga hujan yang tak kunjung berhenti, membuat Kecamatan Tambelan terendam. Air laut hingga sungai meluap dan merendam daratan hingga mencapai satu meter.

Puluhan rumah warga serta perkantoran dan juga sekolah yang berada di sekitar ikut terendam, Polisi dan warga bahu membahu mengevakuasi barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi.

Sejauh ini, bantuan belum juga sampai ke pulau terluar tersebut.

Kapolres Bintan, AKPB Boy Herlambang menyampaikan, pihaknya berupaya semaksimal mungkin untuk membantu warga, yang sedang terkena musiba banjir. "Anggota kita siaga 24 jam, evakuasi sampai saat ini masih berlangsung," kata Boy saat dihubungi BATAMTODAY.COM, Sabtu (7/12/2019).

Selain itu, Boy meminta warga juga bersabar. Karena Polres Bintan sudah menyipakan sejumalah bantua sembako, yang diperuntukan kepada warga yang terkena banjir di Kecamatan Tambelan.

"Untuk bantuan tidak bisa instan, mengingat letaknya yang sangat jauh dan memakan waktu berjam-jam perjalanan. Tetapi kita berupaya semaksimal mungkin, agar masyarakat di sana tetap merasa aman," ujar Boy.

Rencananya, sejumlah bantuan sembako baru akan dikirim Polres Bintan pada Rabu (11/12/2019) mendatang dengan Kapal Sabuk Nusantra KM 80.

"Gelombang tinggi kita kesulitan untuk mengantar bantuan, jadi kita tunggu kapal Sabuk Nusantra nanti yang akan berangkat ke sana," timpal Boy.

Sampai hari ini, Sabtu (7/12/2019) air kembali menggenangi pemukiman warga tepatnya di wilayah RT01/RW01 Batu Lepuk.

Kapolsek Tambelan, Ipda Missyamsu Alson menyampaikan, sedikitnya ada empat rumah warga dan delapan pintu perumahan dinas yang terendam banjir. "Saat ini kita sedang membersihkan sisa lumpur yang masuk ke rumah, dan air yang sempat menggenangi daratan sudah mulai surut," timpal Alson.

Editor: Gokli