PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Karimun Dapat Penghargaan Swasti Saba dari Kemenkes dan Kemendagri
Oleh : Freddy
Selasa | 19-11-2019 | 19:16 WIB
rafiq-tito.jpg honda-batam
Bupati Karimun, Aunur Rafiq salam komando dengan Mendagri Tito Karnavian. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Pemerintah Kabupaten Karimun kembali meraih penghargaan berskala nasional dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri.

Penghargaan yang diterima Kabupaten Karimun kali ini yakni Swasti Saba yang merupakan penghargaan untuk kabupaten/kota sehat yang terbagi dari tingkat pemantapan (Padapa), Pembinaan (Wiwerda) dan Pengembangan (Wistara).

Pemberian penghargaan Swasti Saba diberikan langsung Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Terawan Agus Putranto dan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian di kantor Kemendagri, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Selain Kabupaten Karimun, Swasti Saba diberikan juga kepada 177 Bupati dan Wali Kota, 6 Gubernur dan 3 orang motivator dari tim Pembina yang aktif mengkoordinasikan dan membina seluruh forum kabupaten/kota di wilayah provinsi untuk menyelenggarakan kabupaten/kota sehat.

Imran Agus Nursali, Direktur Kesehatan Lingkungan pada Kementerian Kesehatan mengatakan, penghargaan Swasti Saba diberikan atas upaya yang dilakukan daerah selama dua tahun terakhir di setiap periode pemberian penghargaan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional.

Adapun kriteria penghargaan yakni Padapa kualifikasi pemantapan (2 tatanan) Wiwerda untuk kualifikasi Pembinaan (3 tatanan) dan Wistara untuk kualifikasi pengembangan (5 tatanan).

Penghargaan Swasti Saba diselenggarakan sejak tahun 2005, mengacu pada Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan nomor 34 tahun 2005 dan nomor 1138/Menkes//PB/VIII/ 2005. Pada awalnya penghargaan kabupaten/kota sehat ini diberikan langsung Wakil Presiden RI dan selanjutnya dari tahun 2007 hingga 2017 diberikan Menkes dan Mendagri.

Ada sebanyak 202 kabupaten/kota yang mengusulkan untuk diverifikasi Kemenkes, baik verifikasi dokumen maupun verifikasi lapangan ditingkat nasional. Dan setelah diverikasi,dirapatkan bersama Kemendagri. Hasilnya hanya 177 Kabupaten/kota yang diberikan penghargaan Swasti Saba bersama 6 tim Pembina provinsi terbaik serta 3 orang motivator tim pembina yang aktif.

Editor: Gokli