PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Dipenuhi Enceng Gondok, Dinas Bina Marga Normalisasi Ulang Drainase Putri Hijau
Oleh : Hendra Mahyudi
Rabu | 23-10-2019 | 13:40 WIB
pengerukan-eceng-gondok.jpg honda-batam
Proses penggerukan drainase di sepanjang jalan Putri Hijau menuju Camat Sagulung. (Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Drainase utama di area Putri Hijau hingga Kantor Camat Sagulung yang dipenuhi tanaman liar enceng gondok, kini kembali dinormalisasikan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) kota Batam.

Normalisasi ini dilakukan karena selama ini drainase ditumbuhi banyaknya enceng gondok dan juga tumbuhan liar lainnya. Sehingga, ditakutkan nantinya aliran air di musim penghujan ini menciptakan persoalan banjir yang selama ini terjadi.

Pantauan di lapangan, kegiatan normalisasi sudah terlaksana sedari dua hari yang lalu. Satu unit alat berat ditempatkan kelokasi untuk melancarkan proses pengerjaan. Alhasil, ratusan meter drainase yang dulunya kotor dan dipenuhi tanaman liar itu, kini terlihat sudah bersih.

"Ini adalah upaya kami untuk mencegah banjir, sebelumnya sudah kami patau lokasi ini," terang Budi, operator alat berat Bina Marga, Rabu (23/10/2019).

Normalisasi, terjadi di sepanjang sisi jalan Putri Hijau, yakni sepanjang 1 km lebih. Sementara ukuran drainasenya yakni berkisaran antara 5 meter hingga 7 meter.

"Tak ada kendala dalam pengorekan ini, hanya saja ada kabel yang terletak di atas drainase. Kita akan cari solusinya dan bicarakan dengan pemilik kabel," terangnya.

Seorang warga bernama Dewa, membenarkan selama ini drainase di pinggir jalan Putri Hijau memang dipenuhi rumput liar dengan entitas tanaman mayoritasnya enceng gondok.

Ia mengatakan, drainase tersebut telah waktunya dinormalisasi. Jika masih diacuhkan, maka kawasan Putri Hijau bisa berdampak banjir kala musim penghujan ini.

"Apalagi saat ini sudah musim hujan, maka drainase itu harus di normalisasi agar airnya tidak meluap ke pinggir jalan," sarannya.

Tak hanya itu, aliran air drainase sepanjang Putri Hijau ini tembus menuju pembuangan akhir wilayah pinggiran Putri Hijau. Ia berharap agar masyarakat sama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.

"Jangan sampai tersendat, bahaya soalnya," tutupnya.

Editor: Chandra