PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

UPP Provinsi Kepri Sosialisasi Pemberantasan Pungli di Kabupaten Lingga
Oleh : Wandy
Kamis | 10-10-2019 | 16:28 WIB
sosialisasi-pemberantasan-p.jpg honda-batam
Sosialisasi pemberantsan pungli di Lingga. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Lingga - Dalam menciptakan pelayanan publik yang bersih serta mencegah adanya pungutan liar (Pungli), Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Provinsi Kepri menggelar kunjungan kerja serta sosialisasi ke UPP Kabupaten Lingga, Kamis (10/10/2019).

Tim UPP Provinsi Kepri, AKBP Ucok Lasdin Silalahi menerangkan, bahwa ada tiga pengertian pungli berdasarkan undang-undang nomor 37 tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.

"Dimana upaya meminta sejumlah uang kepada masyarakat atau pengguna layanan oleh penyelenggara atas suatu produk layanan dengan meminta uang kepada masyarakat tidak memiliki dasar hukum dengan ancaman akan diperlambat atau iming-iming akan dipercepat," terangnya.

Selain itu, perilaku atau perbuatan melawan hukum, melampaui wewenang untuk tujuan lain, pengabaian kewajiban hukum dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang akan dilakukan penyelenggara negara dan pemerintah yang menimbulkan kerugian materil dan immateril bagi masyarakat atau perseorangan.

"Penundaan berlarut, Penyimpangan Prosedur, Penyalahangunan wewenang, Permintaan Imbalan uang, barang dan jasa, tidak patut, tidak kompeten, tidak memberikan pelayanan, berpihak, diskriminasi dan Konflik Kepentingan," bebernya.

Maka untuk menangani perihal tersebut, UPP Provinsi Kepri memiliki strategis pemberantasan yakni dengan melakukan strategi pre emptif (pembinaan), Strategi Preventif (Pencegahan), dan Strategi Repsesif (Penengakkan Hukum).

Sementara itu, Bupati Lingga Alias Wello menyampaikan, bahwa dalam proses berlangsungnya kegiatan sosialisasi dari UPP Provinsi Kepri semoga dapat membantu dalam mengawasi proses pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Lingga.

"Kita berharap agar dalam pelaksanaan tugas selalu berhati-hati, dan tetap saling mengingatkan satu dan yang lainnya," harap Awe.

Editor: Yudha