PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Permudah Pengawasan dan Genjot PAD Batam, Gelper Harus Dilokalisir
Oleh : Putra Gema Pamungkas
Rabu | 09-10-2019 | 14:16 WIB
udin-dewan2.jpg honda-batam
Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho. (Foto: Putra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Gelanggang Permainan (Gelper) boleh berada di Kota Batam, namun keberadaannya harus dilokalisir agar mempermudah pengawasan.

Hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho, ketika ditemui di gedung DPRD Batam, Batam Centre, Rabu (9/10/2019). Ia menjelaskan, lokasi gelper yang tidak teratur di Kota Batam mulai meresahkan.

Keberadaan gelper di Kota Batam saat ini sudah mulai memasuki lingkungan masyarakat. Selain meresahkan, hal ini pun menjadi salah satu penyebab lemahnya pengawasan Pemko Batam.

"Artinya, ada orang orang yang tidak mengurus izin lagi untuk membuka di tengah lingkungan masyarakat. Ini yang tidak terpantau selama ini," kata Udin.

Dia juga mengungkapkan, apabila gelper di lokalisir di satu lokasi, seperti pusat kota atau di mall, maka hal tersebut akan mempermudah pengawasan agar dapat dikontrol.

Selain itu, apabila sudah di lokalisir, maka semuanya dapat terkodinir. Contohnya, Pemko Batam bisa saja memantau pendapatan gelper setiap bulannya, dan bisa saja mengenakan pajak kepada setiap pengusaha gelper.

"Kalau sudah seperti itu, pendapatan gelper pun dapat dicek. Minimal dari jumlah mesin yang ada di sana, kita bisa kenakan pajak berapa persen. Ini bisa kita uji petik untuk kebaikan peningkatan PAD Kota Batam. Ini yang harus dipertegas," tegasnya.

Udin juga mendukung agar gelper tetap dibuka, karena selama ini memberikan kontribusi yang positif untuk PAD. Terutama lowongan kerja, Gelper di Batam menyerap hingga ratusan tenaga kerja. Hal ini dikarenakan Kota Batam juga membutuhkan dana yang besar untuk pembangunan di berbagai sektor.

"Sebenarnya perlu revisi Perda aja agar gelper ini dapat meningkatkan PAD. Hal ini karena gelper bisa menjadi salah satu sumber PAD kita," ujarnya.

"Setidaknya nantinya apa yang kita buat itu dapat meningkatkan sumber pendapatan masyarakat Kota Batam," tegasnya.

Editor: Dardani