PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Festival Budaya Indonesia di Azerbaijan Berlangsung Meriah
Oleh : Redaksi
Sabtu | 14-09-2019 | 14:52 WIB
icf-azerbaijan3.jpg honda-batam
Suasana kemeriahan Festival Budaya Indonesia di Baku. (Foto: Ist)

BATAMTODAY.COM, Baku - Kawasan Fountain Square, Baku, ibukota Azerbaijan siang itu jadi ramai. Puluhan seniman yang berpakaian adat tradisi Indonesia tampil di atas panggung. Seorang lelaki berpakaian khas Jawa dan memakai blankon didampingi seorang perempuan berkebaya muncul dengan wajah sumringah.

Lelaki itu tak lain adalah Prof. Dr. Husnan Bey Fananie didampingi istrinya, Dian sambil memegang mikrofon berpidato singkat untuk membuka Parade Budaya dalam rangkaian Indonesia Cultural Festival (ICF) ke-4, Jumat (13/9/2019).

Fananie memang dikenal sangat merakyat baik di lingkungan KBRI Azerbaijan maupun masyarakat Azerbaijan sendiri serta para diplomat negara lain serta para tamu dari tanah air ysng datang ke Baku.

BACA: Festival Indonesia Keempat di Azerbaijan Bakal Lebih Meriah

"Kami berada di Fountsjn Square ini sengaja berbagi kebahagiaan dengan rakyat Azerbaijan dan masyarakat Baku. Bangsa Indonesia dan bsngsa Azerbaijan adalsh bersaudara. Kalian yang hadir di sini adalah saudara kami. Oleb sebab itu, rakyat Azerbaian selalu ada dalsm jantung dan hati kami," ujar Dubes Husnan yang disambut meriah warga yang hadir.

Bahkan tepuk tangan itu berkali-kali terjadi setiap Dubes mengakhiri kata-katanya. Banysk pula para penonton dalam berbagai rentang generasi berteriak sambil mengacungkan jempol tangannya.

Dubes Husnan Bey Fananie selanjutnya menjelaskan, kegiatan IFC ini merupakan tahun yang keempat. Dirinya merasa bahagia karena kegiatan ini selalu ramai dikunjungi masyarakat kota Baku.

Usai membuka Parade Budaya yang berlangsung selama tiga hari itu, Husnan dan istri beserta sejumlah pejabat dari KBRI, Kemenpora, Kemenlu, Dubes Raudin Anwar dan sebagainya, langsung melakukan parade diiringi musik teadisional Jawa.

Mereka berkeliling di kawasan Fountain Square yang semakin ramai dipadati pengunjung. Tampak hadir tiga sastrawan dan dosen yang sebelumnya tampil sebagai pembicara Seminar Multikulturisme yakni Maman S. Mahayana (Universitas Indonesia-UI), Fakhrunnas MA Jabbar (Universitas Islam Riau- UIR) dan Mansur Efendy (IAIN Surakarta).

Di kawasan itu pula terdapat sekitar 39 stand pameran yang menyajikan berbagai produk kerajinan tangan khas Indonesia, kuliner, makanan dan minuman serta produk-produk lainnya sebagai promosi.

Sumber: Tirastimes
Editor: Dardani