PKP

Masyarakat Bintan Pesisir Impikan Listrik 24 Jam
Oleh : Syajarul Rusydy
Kamis | 15-08-2019 | 19:28 WIB
listrik-desa-mapur1.jpg honda-batam
Desa Mapur, Bintan Pesisir di malam hari. (Foto: Syajarul)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Hingga saat ini, masyakat di Pesisir Bintan belum bisa menikmati listrik 24 jam. Segala usulan yang diajukan, tak pernah memberikan hasil.

Terpaksa harus menggunakan mesin desa, dengan biaya perbulan bisa mencapai Rp 120 ribu, yang menyala lima jam dalam sehari. Selebihnya masyarakat menggunakan tenaga surya, itupun bagi yang ada.

Ingin sekali rasanya masyarakat, merasakan lisrtrik 24 jam. Layaknya orang yang bermukim di ibu kota Kabupaten Bintan, namun apa lah daya, keluhan warga ini tak pernah terealisasi.

Seperti hal nya Pak Jam, pria yang sudah bermukin di Desa Mapur, Kecamatan Bintan Pesisir selama 42 tahun ini, dirinya sangat menginginkam adanya listrik 24 jam di tempat ia dilahikan.

"Tak ade la, dari kemarin gini gini la, kita masih pakai listrik desa. Yang hidupnya hanya 5 jam dalam sehari," katanya saat di Mapur, Kamis (15/8/2019).

Untuk tarif yang harus dibayar masyarakat, bervariasi, tergantung pemakain. Untuk Pak Jam dirinya harus membayar Rp 3.500 dalam sehari, dengan kekuatan pemakain dua amper.

"Kalau saya kena Rp 4.000 sehari, beda beda la. Tergantung pemakaiannya," tutur warga lainnya Asep.

Harapan warga, pemerintah dapat mewujudkan keinginan warga yang sudah bertahun tahun ini. Bisa dialiri listrk 24 jam.

Editor: Yudha