PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Target Penerimaan Pajak Air Bawah Tanah Karimun Belum Tercapai
Oleh : Fredy
Rabu | 14-08-2019 | 14:28 WIB
kamarullazi-karimun.jpg honda-batam
Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Karimun, H. Kamarullazi. (Foto: Fredy)

BATAMTODAY COM, Karimun - Pendapatan pajak air bawah tanah di Kabupaten Karimun belum mencapai target. Meski, meskipun pembangunan perumahan di Kabupaten Karimun terus berkembang.

Demikian ungkap Kepala Badan Pendapatan Daerah (Banpenda) Kabupaten Karimun, Dr. H.Kamarullazi, S.Sos, M.Si menjawab BATAMTODAY.COM, Rabu (14/8/2019).

"Pada semester 1 tahun 2019, atau sampai bulan Juni, realisasi pendapatan pajak air bawah tanah baru mencapai Rp 41.372.342 dari yang ditargetkan sebesar Rp 70 juta," ujar Kamarullazi.

Menurut Kamarullazi, kebanyakan perusahaan yang menggunakan air bawah tanah di Kabupaten Karimun, kebanyakan dari kalangan pengembang perumahan atau developer.

Kamarullazi mengakui, jumlah penyedotan air bawah tanah di Kabupaten Karimun belum dapat diukur dengan pasti. "Karena kita belum punya alat untuk itu. Namun kita memiliki teknik atau perhitungan untuk besarnya pajak yang harus disetorkan perusahaan atau developer yang menggunakan air bawah tanah," paparnya lagi.

Kamarullazi menjelaskan, bahwa jumlah perusahaan atau developer yang menggunakan air bawah tanah belum semuanya punya kesadaran untuk menyetor atau membayar pajaknya.

"Sekarang ini baru ada tiga perusahaan dan developer yang melaporkan dan membayar pajak air bawah tanah. Padahal, sepengetahuan dirinya ada beberapa pengguna air bawah tanah yang seharusnya membayar pajak tapi belum membayarkan pajaknya.

"kita belum berani memasang target tinggi untuk pajak air bawah, tidak semua developer perumahan menggunakan air bawah tanah tetapi mereka sebagian besar menggunakan air dari Perusahaan Daerah Air Minum," beber Kamarullazi.

Selain itu, perumahan yang dulunya menggunakan air bawah tanah,kini sudah banyak yang berpindah menggunakan air dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Di Kabupaten Karimun ini untuk pemenuhan kebutuhan akan air bersih warga masyarakat didapat dari sumur bor, sumur galian dan Perusahaan Daerah Air Minum.

Editor: Dardani