PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Pertamina MOR I Siapkan Tambahan Avtur untuk Penerbangan Jamaah Haji
Oleh : Putra Gema
Sabtu | 13-07-2019 | 10:40 WIB
avtur-tambah-kepri.jpg honda-batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Guna memenuhi kebutuhan penerbangan jamaah calon haji 2019 di Batam, Pertamina siapkan tambahan pasokan avtur sebanyak 3,8 juta liter untuk Kepri.

Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I melayani penerbangan haji dari Bandara Internasional Hang Nadim Batam dalam dua fase. Fase pertama yaitu keberangkatan, dimulai pada tanggal 7 Juli hingga 1 Agustus 2019.

"Untuk fase satu, kami estimasi kebutuhan avtur mencapai 1,7 juta liter, jumlah ini meningkat 2,9 persen dibandingkan tahun lalu karena jumlah jamaah haji bertambah 210 orang," kata Unit Manager Communication Relations & CSR MOR I, Roby Hervindo melalui telepon selulernya, Sabtu (13/7/2019).

Roby mengungkapkan, pada fase II yakni kepulangan, dimulai pada 4 hingga 14 September 2019 dengan estimasi kebutuhan avtur mencapai 2,1 juta liter. Sedangkan kloter haji dari embarkasi Kot Batam sebanyak 27 kloter dan jumlah jemaah haji yang diberangkatkan dari bandara Hang Nadim pada tahun ini mencapai 1.505 orang.

Lanjut Roby, sarana dan fasilitas Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Hang Nadim pun siap memaksimalkan pelayanannya terutama untuk mendukung kelancaran perjalanan haji. DPPU Hang Nadim sendiri dilengkapi dua unit refueller dengan kapasitas 56 ribu kiter dan tujuh unit Hydraulic Dispenser.

"Stok avtur yang tersedia di DPPU Hang Nadim dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan musim Haji 2019. Stok Avtur mampu memenuhi kebutuhan hingga 34 hari ke depan," ujarnya.

Dirinya pun mengungkapkan bahwa memprediksikan akan adanya peningkatan penyaluran Avtur dari bulan Juli hingga September 2019 sebesar 30 persen, 20 persen dan 15 persen dibandingkan kondisi normal.

"Kenaikan dipersiapkan untuk mengantisipasi bertambahnya penerbangan dari Bandara Internasional Hangnadim tujuan tanah suci. Baik penerbangan langsung maupun transit dari bandara lain," tutupnya.

Editor: Gokli