PKP
Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Kepala OPD Bolos Paripurna, Wagub: Mayoritas Hadiri Kegiatan Gubernur di Natuna
Oleh : Ismail
Senin | 17-06-2019 | 21:00 WIB
kursi-opd-kosong11.jpg honda-batam
Banyak Kepala OPD Pemprov Keprti tak hadir sidang paripurna DPRD Kepri. (Foto: Ismail)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto mengungkapkan alasan kenapa banyaknya kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tak hadir dalam paripurna laporan akhir pansus DPRD Kepri terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan RI (LHP BPK-RI) yang digelar Senin (17/6/2019).

Menurutnya, saat itu mayoritas Kepala OPD sedang mengikuti Gubernur dinas luar ke Kabupaten Natuna guna menghadiri beberapak kegiatan disana.

"Kebetulan mereka (kepala OPD) baru hari ini dapat tiket pesawat. Makanya tidak dapat hadir," katanya kepada awak media.

Ia mengatakan, tidak ada alasan lain mengenai ketidakhadiran para kepala OPD pada kegiatan paripurna. Bahkan, dirinya pun menepis anggapan bahwa ada keberpihakan para kepala OPD dalam menghadiri yang dihadiri dirinya dan Gubernur.

"Mengenai ada anggapan kalau acara Pak Gubernur rata-rata banyak kepala OPD yang hadir, sementara kalau acara saya sedikit. Itu tidak benar," bela Isdianto.

Sebelumnya, Lagi-lagi kehadiran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kepri pada sidang paripurna mendapat sorotan dari sejumlah anggota DPRD Kepri.

Betapa tidak, paripurna tersebut hanya dihadiri oleh 5 kepala OPD.

Tingkat kehadiran yang rendah tersebut lantas diinstrupsi oleh sejumlah anggota DPRD dalam paripurna tersebut.

Anggota fraksi Golkar, Asmin Patros dalam forum tersebut menyebutkan, dalam LHP BPK RI itu ada sejumlah catatan kepada beberapa OPD Pemprov Kepri mengenai penggunaan anggaran yang kurang benar. Oleh karena itu, seharusnya seluruh OPD wajib hadir dalam laporan mengenai LHP ini.

Namun, kenyataannya para kepala OPD inu malah tidak hadir dalam paripurna yang sangat penting ini.

"Terutama OPD yang mendapat catatan. Ini menunjukkan tidak ada kesungguhan para kepala Kepala OPD untuk memperbaikinya," tegasnya dalam forum resmi itu.

Editor: Yudha