PKP

Melanggar Trayek, Angkot dari Tanjungpinang Ambil Penumpang di Pelabuhan ASDP Tanjunguban
Oleh : Harjo
Jum\'at | 14-06-2019 | 18:28 WIB
angkot-tpi-uban1.jpg honda-batam
Sejumlah angkutan umum dari Tanjungpinang menambil penumpang di areal pelabuhan ASDP Tanjunguban. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Para pemilik angkutan umum di Tanjunguban Bintan mempertanyakan keberadaan angkutan umum Kota Tanjungpinang yang mengambil penumpang di Pelabuhan ASDP Tanjunguban tujuan Pelabuhan Kijang, padahal bukan trayek mereka.

Angkutan yang diketahui trayek dalam Kota Tanjungpinang, sejak awal tahun lalu mulai mengangkut penumpang dari Pelabuban ASDP Tanjunguban dan jumlahnya semakin bertambah.

"Ini sejak awal tahun lalu dan jumlahnya semakin bertambah. Kalau bicara trayek jelas di sini bukan trayek mereka. Kita berharap pihak dinas perhubungan Bintan memberikan kepastian terkait trayek dan kalau menyalahi harus menindaknya," tegas, Firdaus, salah seorang sopir angkutan di Pelabuhan ASDP Tanjunguban, Jumat (14/6/2019).

Kalau memang masalah trayek sudah tidak diberlakukan, pihak terkait dan Dishub juga harus memberi kejelasan, sebaliknya masing-masing daerah jangan ada yang saling menghalangi. Mengingat, sampai saat ini terkesan hanya transportasi Tanjungpinang yang mau menguasai. Padahal apabila ada yang menjemput keluarga di wilayah mereka selalu dipermasalahkan.

"Kita juga tidak ingin pemilik kendaraan yang ada disekitar pelabuhan ASDP dan Pelabuhan Bupanglinggi Tanjunguban penghasilannya semakin terancam, sementara pihak yang tidak memiliki trayek terkesan dibenarkan oleh pihal terkait," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dishub Bintan, Insan Amin, melalui Kabid LLA, Aris menyampaikan terkait adanya informasi tersebut pihaknya akan segera melakukan kroscek ke lapangan. Secara aturan transportasi beroperasi harus sesuai dengan trayeknya, kecuali yang sifatnya kebutuhan khusus dan itupun ada prosedurnya.

Dimana, antara Bintan dan Kota Tanjungpinang baru ada perjanjian bahwa transpotasi Tanjungpinang bisa mengangkut penumpang dari Pelabuhan Kijang ke Tanjungpinag dan sebalik. Hal tersebut, karena masalah keterbatas armada.

"Untuk mengangkut penumpang, dari Tanjunguban ke Kijang Bintan Timur, belum ada. Apalagi, ini transpotasi Tanjungpinang mengangkut penumpang sesama dalam lingkung Bintan. Kita akan kroscek ke lapangan, akan segera ditindaklanjuti," tegasnya.

Editor: Yudha