PKP

Sayangkan Pidato Rasis Bobby Jayanto, Nurdin: Kita Serahkan ke Pihak Berwajib
Oleh : Ismail
Rabu | 12-06-2019 | 14:28 WIB
bobby-jayanto1.jpg honda-batam
Bobby Jayanto. (Foto: Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Ketua Dewan Perwakilan Wilayah Partai Nasional Demokrat (DPW-Nasdem) Provinsi Kepulauan Riau yang juga Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun menyayangkan tindakan kadernya Bobby Jayanto yang diduga menyampaikan pidato bernada rasis dalam bahasa Tionghoa.

Pidato itu disampaikan Bobby Jayanto pada acara sembahyang keselamatan di Pelantar II Tanjungpinang, beberapa waktu lalu dan videonya telah viral.

Video pidato tersebut tersebar di media sosial, sehingga mengundang reaksi dari berbagai pihak karena diduga mengandung rasis yang menyebut warga pribumi merupakan kulit hitam.

"Mengenai laporan di kepolisian nanti diserahkan penanganannya ke pihak berwajib," ujar Nurdin saat ditemui di Lapangan Sepak Bola Dompak, Rabu (12/6/2019).

Baca: Diduga Hina Pribumi dalam Pidato Berbahasa Tionghoa, Bobby Jayanto Dibully Warganet Tanjungpinang

Selain menyerahkan penanganan kasus itu melalui pihak berwajib, Nurdin juga meminta Bobby agar segera melakukan permintaan maaf secara umum. Sehingga, persoalan ini dapat segera dituntaskan dan meredam pihak-pihak yang merasa dalam pidato tersebut.
"Saya minta Bobby wajib bertemu dan minta maaf," katanya.

Kendati demkian, NUrdin meyakini perkataan Bobby dalam pidato rasis berbahasa Tionghoa itu dilakukannya tanpa kesengajaan. Menurut Nurdin, dalam keseharianya yang bersangkutan dikenal ramah dan supel dalam bergaul dengan berbagai kalangan.

Terlebih lagi, selain sebagai pengusaha Bobby juga dikenal sebagai tokoh di Tanjungpinang. Bahkan, dirinya juga anak asli Tanjungpinang dan sudah sangat dekat dengan adat Melayu. "Saya yakin Bobby anak asli Tanjungpinang dan tahu adat melayu. Ini tidak sengaja," ungkap Nurdin.

Editor: Dardani