PKP

Rakoorda Persiapan Mudik Lebaran 2019

Nurdin Ajak Petugas dan Operator Angkutan Buat Pemudik Senang
Oleh : Charles Sitompul
Jum\'at | 17-05-2019 | 18:52 WIB
rakorda-lebaran-19.jpg honda-batam
Gubernur H Nurdin Basirun saat memimpin Rakoorda Persiapan Mudik Lebaran 2019 di Kepri. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun meminta aparat pertugas pelaksanaan mudik lebaran 2019 memberi pelayanan terbaru bagi masyarakat.

Dengan memberi pelayanan yang baik dan dedikasi yang tinggi oleh petugas di lapangan, dikatakan Nurdin, akan membuat masyarakat yang mudik menjadi nyaman. "Pelayanan ini masalah mendasar, petugas harus mengerti dan senantiasa memahami lapangan dan jangan sampai arus mudik terganggu kenyamananya. Jadikan tugas ini sebagai pelayanan prima dan niat untuk membantu masyarakat," kata Nurdin pada Rapat koordinasi penanganan arus mudik lebaran di Provinsi Kepri, ruang rapat utama Kantor Gubernur Provinsi Kepri, Jumat (17/5/2019).

Menurut Nurdin, berdasarkan hasil pengalaman sebelumnya, kebersamaan dan kekompakan petugas menjadi salah satu cara membuat pemudik merasa senang. Karena disaat terjadinya kemacetan, penumpang berdesakan dan kesehatan, petugas lah yang menjadi ujung tombak dalam memberikan bantuan bagi para pemudik.

"Ternyata, tidak ada masalah bila pelayananan yang dijalankan petugas baik, ramah. Jadi pemudik merasa tidak dalam kecemasan atau pun ketakutan," katanya.

Kepada suluruh stokholder, Nurdin juga meminta, untuk memberikan yang terbaik dan tanggung jawabnya di masing-masing tempat, karena hal tersebut menjadi bagian dari konsep pemerintahan di mana negara hadir di tengah-tengah masyarakat, salah satunya melalui pelayanan masyarakat.

"Ini kesempatan baik untuk membantu masyarakat karena setiap daerah punya kearifan setempat, jadikan koordinasi ini menjadi perhatian kita bersama demi keamanan masyarakat. Karena perkiraan cuaca extrem menjadi atensi kita bersama," tambah Nurdin.

Nurdin juga mengimbau untuk rutin melakukan cek kondisi-kondisi fasilitas layak atau tidak layaknya bagi pemudik. Kemudian, bagi pengusaha angkutan agar melakukan pengecekan kondisi armadanya, ini dilakukan sebagai bagian dari memberikan pelayanan dan kepastian bagi penumpang.

Selain itu, Nurdin berharap unsur pengusaha juga memberikan dukungan dan bantuan dalam pelaksanaan mudik lebaran tahun ini. "Kepada para petugas agar teliti terhadap penggunaan pelabuhan, jalan, armada angkutan dan aset-aset lainnya yang akan diguna oleh calon penumpang nantinya, agar tidak ada terjadi yang tidak diinginkan. Begitu juga bagi para pengusaha agar mau bekerjasama dalam membantu pelayanan ini yang terbaik," tutup Nurdin.

Kepala Dinas Perhubungan Kepri, Jamhur Ismail mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan pihaknya, tranportasi mudik dari Provinsi Kepri akan didominasi transportasi angkutan laut. "Yang menjadi perhatian adalah transportasi laut. Dan yang perlu diantisipasi terjadinya lonjakan pemudik dari Tanjungpinang, Batam, Karimun dan Lingga," ujarnya.

Jumhur juga mengatakan, penggunaan angkutan umum kendaraan pribadi, diprediksi pada mudik tahun ini juga akan meningkat dibandingkan tahun lalu.

Mengenai transportasi mudik antar pulau ke Kabupaten Natuna dan Kepulauan Anambas dikatakan Jumhur, saat ini sudah tersedia kapal cepat dan speedboat yang menurut operatornya, kapal perintis dan Pelni tersebut akan siap berlayar dari perawatan yang dilakukan sebelumnya.

Pada kesempatan itu, Jamhur juga mengingatkan, agar para operator dapat memperhatikan faktor keamanan dan kenyamanan penumpang saat mudik. "Operator nantinya juga kami harapkan lebih tanggung jawab dengan berbagai faktor pelayana khusunya keamanan dan kenyamanan pemudik. Jangan kapalnya saja yang siap tetapi yang menggerakannya sehat walafiat," kata Jamhur.

Pada kesempatan itu, Pemerintath Provinsi Kepri juga menyatakan, agar dalam mengantisipasi arus mudik tahun ini, regulator dan operator transportasi di Kepri, mengantisipasi kesiapan armada untuk meningkatkan keselamatan pemudik.
Pengecekan kelaikan sarana transportasi serta test kesehatan dan narkoba bagi seluruh awak. Demikian juga pengawasan terhadap harga dan jumlah tiket agar tidak melebihi kapasitas, dan pendirian posko penanganan angkutan lebaran.

Editor: Gokli