PKP

Batam FM Undang KPU dan Bawaslu Sosialisasikan Pemilu Damai
Oleh : Hendra Mahyudhy
Kamis | 14-02-2019 | 17:39 WIB
talkshow-batam-fm.JPG honda-batam
Talkshow yang digelar oleh Batam FM soal Pemilu Damai dan Anti Hoax. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Batam FM mengundang Ketua Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, Ketua KPU Batam dan Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam sebagai narasumber pada live talkshow interaktif dengan tema, "Peran serta masyarakat dalam mewujudkan pemilu damai dan anti-hoax", Kamis (14/02/2019).

Acara yang diselanggarakan di Hotel PIH ini dimulai pukul 10:00 WIB, juga turut mengundang beberapa orang perwakilan awak media, masyarakat dan mahasiswa di Kota Batam.

Diawali dengan pembahasan dari tiga narasumber yang juga merupakan penyelenggara, dan pengawas pemilu. Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang cukup interaktif antara narasumber, serta tamu yang hadir.

Ketua KPU Kepri, Sriwati mengatakan, kegiatan ini layak diapresiasi, karena turut membantu sosialisasi perihal pemilu serentak yang akan diadakan pada tanggal 17 April nanti.

Sementara itu, Ketua KPU Batam Syahrul Huda, mengatakan, selain masalah sosialisasi, KPU juga berharap media dan masyarakat juga ikut berperan serta dalam menyukseskan pesta demokrasi akbar ini. "Mari kita bersama-sama menyukseskan pesta pemilu ini agar berjalan lancar dan damai," jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Batam, Reza Saylendra mengajak setiap lapisan elemen masyarakat, terutama mahasiswa untuk ikut berperan serta mengawasi jalannya pemilu yang akan segera datang.

"Juga, ikut aktif dalam mengawasi kecurangan-kecurangan. Intinya kalau ada kecurangan segera laporkan, dan jadilah saksi, karena setiap data saksi yang melapor, juga pasti akan tidak kita publikasikan," paparnya.

Stasion Manager BatamFM, Yanti Larasati mengatakan pada dasarnya, tujuan diadakan live talkshow ini agar kita sebagai media juga turut berperan dalam menyukseskan pemilu: pileg dan pilpres 17 April nanti, dengan menyajikan imformasi yang valid dan nyata keabsahan faktanya.

"Dan juga mengajak masyarakat untuk berperan serta menggunakan hak suaranya, demi menyukseskan pemilu yang adil dan damai, serta jauh dari pemberian hoax. Seperti bagaimana cara menyikapinya, serta ikut bijak dengan tidak aktif menyebarkan berita hoax itu sendiri," pungkasnya.

Editor: Dardani