PKP

Sudah Tiga Hari, Kebakaran Hutan Tanjungriau Belum Berhasil Dipadamkan
Oleh : Hendra Mahyudi
Selasa | 12-02-2019 | 14:40 WIB
kebakaran-hutan-tanjungriau.jpg honda-batam
Kebakaran hutan di Tanjungriau. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Selama tiga hari berturut-turut terjadi kebakaran hutan di wilayah Kecamatan Sekupang. Dimulai pada hari Minggu (10/02/2019) kemarin dan masih berlanjut hingga Selasa (12/02/2019) siang ini.

Kebakaran itu terjadi di dua titik hutan berbeda. Pertama terjadi di wilayah hutan Tanjung Riau pada Minggu kemarin.

Di lokasi ini, si jago merah melahap lahan hutan dengan perkiraan lebih kurang seluas 30 hektar. Yang mana hingga hari ini, setelah proses pendinginan pada pukul 19:00 WIB, Minggu malam itu, titik-titik api tersebut masih terus aktif dikarenakan areanya yang berbukit dan sulit dijangkau oleh tim pemadam kebakaran Manggala Agni.

Belum kelar padamnya api yang membakar wilayah hutan lindung Tanjung Riau, lagi-lagi kebakaran hutan kembali terjadi di Hutan lindung Bukit Haraimau, Kelurahan Tanjungpinggir yang berada tidak jauh dari lokasi pabrik arang.

Suratman, salah seorang saksi, yang juga ketua RT02/RW05, Kampung Dangas, Tanjungpinggir mengatakan, dia tidak terlalu mengetahui detail terjadinya kebakaran. Namun yang dia tau, gudang pabrik arang di sekitar lokasi kebakaran itu tidak beroperasi saat kebakaran terjadi

"Pemiliknya juga saya tidak tau, kami juga kebingungan," ujarnya, Senin (12/02/2019) kemarin.

Sarwan dari Anggota Kementerian Lingkungan hidup dan Kehutan Kota Batam mengatakan, untuk mempercepat proses pemadaman api di lahan hutan lindung Tanjung Riau, pihaknya telah meminta untuk mendatangkan helikopter dari Pekanbaru untuk membantu pemadaman lewat udara.

"Hingga saat ini, kebakaran hutan lindung di kelurahan Tanjung Riau masih ada apinya, dan tim masih berupaya memadamkan sampai ke atas bukit. Tapi memang sulit terjangkau, untuk langka terakhirnya pagi ini, Helikopter akan masuk dari Pekanbaru untuk membantu proses pemadaman sekitaran pukul 14.00 WIB siang ini," pungkasnya.

Editor: Yudha