PKP

Demi Kenyamanan Publik, Kominfo Gandeng Pihak Ketiga Benahi Hot-spot Area di Batam
Oleh : Hendra Mahyudhy
Kamis | 10-01-2019 | 18:04 WIB
hot-spot-batam-center.JPG honda-batam
Salah satu hot spot wifi gratis fi Kota Batam. (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Di era globalisasi dan serba digital ini, internet telah menjadi kebutuhan primer. Baik yang berbayar maupun gratisan di taman-taman yang disediakan.

Kendati begitu, hal ini tidak diimbagi dengan kelayakan fasilitas taman internet yang tersedia. Bahkan beberapa fasilitas hot-spot di Kota Batam malah ada yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

Ini menjadi keluhan tersendiri bagi warga, karena taman internet sangat berguna untuk mengerjakan dan mengakses banyak hal, terutama bagi mahasiswa.

Contohnya seperti hot-spot area di Taman Makam Pahlawan, Batuaji, yang keberadaannya tidak jauh dari Universitas Riau Kepulauan (Unrika). Saat BATAMTODAY.COM berada di lokasi, terlihat kondisinya sangat memprihatinkan dan tidak bisa digunakan lagi.

Pada pagi dan petang hari, hanya terlihat hanya segelintiran orang yang melakukan aktivitas olahraga sembari beristirahat di bangku-bangku taman tersebut. Bahkan saat malam hari taman itu lebih beralih fungsi menjadi tempat tongkrongan para remaja dengan kondisi yang cukup gelap.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batam, Salim, mengatakan, pada dasarnya Pemerintah Kota (Pemko) Batam periode tahun 2019 ini memang tidak ada menganggarkan dana pemeliharaan atau penambahan taman internet di Batam.

Kendati begitu, Salim mengatakan, saat ini Kominfo sedang akan melakukan kerjasama dengan perusahaan provider internet atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk ikut terlibat membenahi taman tersebut.

Salim mengatakan, kerjasama akan dimulai dari segi pembangunan fasilitas dan renovasi ulang, atau membangun taman baru seperti di Taman Aspirasi, Taman Dataran Madani yang tengah dikembangkan oleh Pemko Batam.

"Untuk tahun ini sudah akan mulai bekerja sama dengan pihak provider dan CSR, agar bisa menghidupkan kembali taman internet itu," ujarnya.

Salim mengatakan, ada tiga taman yang akan segera diperbaiki, yakni taman internet Tiban Center, Kec. Sekupang. Taman makam pahlawan, Kec. Batuaji, dan taman internet dekat kantor Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk Batam.

"Dalam waktu dekat ini akan segera di tata ulang titik tersebut, melalui kerja sama dengan pihak ketiga dan provider," jelasnya.

Sementara itu, di Batuaji, sebagaimana yang diketahui secara umum, tampak kontras perbandinganya antara taman internet dekat Makam Pahlawan dengan taman internet milik Telkom, di area Simpang Kavling Baru, Kecamatan Sagulung.

Hal ini jauh sangat terawat dan juga terlihat bersih, dikarenakan pengelolaannya yang baik dan keberadaannya yang ikut didukung, persis berada di depan kantor Telkom.

Firgiawan, petugas pengelola Taman Internet Telkom, mengatakan bahwa layanan internet itu selalu aktif selama 24 jam, dengan ketentuan membeli voucher internet yang bisa di dapat dari pihak security Telkom yang saat itu berjaga atau melalui provider kartu cellular.

"Selalu ramai yang menggunakan taman internet ini. Kenyamanan dan kebersihan yang selalu dijaga, merupakan pengaruh utamanya," ujar Firgiawan.

Rozy, seorang pengguna taman internet tersebut mengatakan, kondisi dan sistim kelola taman yang rapi, dan layanan akses internet cepat, secara tidak langsung sangat membuat nyaman dalam mengerjakan tugas kuliah sembari bersosial media, ketimbang harus menghabiskan uang ke warnet.

"Sebagai mahasiswa saya sangat terbantu mengerjakan tugas kuliah karena keberadaan taman ini, tata kelola dan kebersihannya selalu terjaga, adalah nilai lebih yang membuat saya nyaman," ujar mahasiswa 22 yang saat ini menempuh pendidikan Teknik Elektro di salah satu universitas swasta di Kec. Batuaji.

Walau begitu, Rozi tetap berharap agar layanan public hot-spot, terkhususnya dekat Taman Makam Pahlawan, Batuaji yang memiliki lokasi sangat dekat dengan Universitas Kepulauan Riau kembali ditata ulang dan dirawat oleh pemerintah kota Batam.

"Kan itu dekat kampus, pasti fungsionalnya sangat tepat sekali, karena banyak mahasiswa yang membutuhkan," harapnya.

Editor: Dardani