Pemprov Dorong 104 SMK di Kepri Lahirkan SDM Terlatih dan Terampil
Oleh : Charles Sitompul
Jumat | 07-12-2018 | 19:53 WIB
vokasi-smk.jpg honda-batam
Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan tentang Pengembangan Vokasi (SMK) Sesuai dengan Potensi Daerah, di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (7/12/2018). (Ist)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun menyampaikan Pemprov akan mendorong seluruh SMK di Kepri yang jumlah mencapai 104 sekolah dapat melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang terlatih dan terampil.

Keterampilan lulusan SMK di Kepri, nantinya diharapkan bisa mengisi sektor unggulan yang bakal dikembangkan pemerintah seperti sektor maritim, teknologi rekayasa, pariwisata dan kesehatan.

"Solusi peningkatan kualitas SDM itu melalui pendidikan vokasi. Kepri siap merevitalisasi seluruh SMK menyesuaikan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi," kata Nurdin, usai menghadiri Rapat Koordinasi Pembahasan tentang Pengembangan Vokasi (SMK) Sesuai dengan Potensi Daerah, di Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Rapat ini dipimpin langsung Menko Perekonomian Darmin Nasution. Gubernur Nurdin pada kesempatan itu didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah dan Kadis Pendidikan Kepri Muhammad Dali.

Menurut Nurdin, pendidikan vokasi merupakan salah satu solusi masa depan SDM di Kepri. Dengan revitalisasi pendidikan vokasi ini diharapkan ikut mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saat ini, dari 104 SMK itu sudah melakukan MoU (nota kesepahaman) dengan 705 perusahaan," kata Nurdin.

Menurut Nurdin, pihaknya mendorong agar lulusan SMK di Kepri langsung tersambung dengan dunia kerja. Termasuk dengan empat sektor unggualn yang menjadi fokus untuk disejalankan dengan pendidikan vokasi.

Agar tersambung, misalnya, untuk teknologi rekayasa konsentrasinya ke banyak hal, seperti teknik perkapalan, rancang bangun kapal, las kapal, dan bangunan kapal. Selain itu ada juga di teknik elektro, multimedia, otimasi industri dan elektronika.

"Kompetensi siswa siswi harus terus ditingkatkan. Sehingga mereka punya daya saing tak hanya di Kepri tapi juga hingga ke level regional karena kita berdekatan dengan negara tetangga," kata Nurdin, sambil menambahkan bahwa bonus demografi harus dimanfaatkan untuk kejayaan Kepri.

Editor: Gokli