Masalah Lahan Sudah Kelar, Bundaran Simpang KM 16 Bintan Dibangun 2019 Mendatang
Oleh : Syajarul Rusydy
Jumat | 07-12-2018 | 15:40 WIB
kadis-pupr-bintan11.jpg honda-batam
Kepala Dinas PUPR Bintan Juni Rianto. (Foto: Syajarul)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Meski sempat terjadi masalah lahan dalam pembangun bundaran Simpang KM 16 Toapaya, namun akhirnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan menganggarkan Rp 6 Miliar untuk kembali melanjutkan pembangunan di tahun 2019.

Hal ini, karena warga akhirnya sepakat dengan harga yang ditawarkan oleh Pemkab Bintan untuk mengganti lahan yang terkena imbas pembangunan tersebut.

"Alhamdulillah, warga sudah sepakat. Dengan APBD 2018, semua lahan warga yang masuk dalam area pembangunan, akan diganti tahun ini," beber Kepala Dinas PUPR Bintan Juni Rianto, saat ditemui di Kijang, Jumat (7/12/2018).

Adapun lahan yang masuk dalam area pembangunan itu, seluas setengah hektar (5000 Meter), dengan total pemilik sebanyak 15 pemilik (persil).

"Kesepakatan ini, hasil musawarah yang melibatkan Kejari Bintan, BPN, aperat pemerintah dasa dan pihak terkait lainnya," kata Juni.

Untuk selanjutnya, pembangunan tahap awal bundaran Simpang KM 16 Toapaya bakal segera di laksanakan di tahun 2019 mendatang. Melalu APBD 2019, dengan total Rp 6 Miliar.

"Untuk tahap awal sekitar Rp 6 Miliar, dan bakal dikerjakan ditahun 2019 mendatang, melaui APBD 2019," timpal Juni.

Editor: Yudha