Mubaligh dan Imam Mesjid di Karimun Dijamin BPJS Ketenagakerjaan
Oleh : Wandy
Jum\'at | 07-12-2018 | 11:28 WIB
Bupati-Karimun-Aunur-Rafiq_(1)12.gif honda-batam
Bupati Karimun Aunur Rafiq. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Ratusan Mubaligh dan Imam Masjid di Kabupaten Karimun akan mendapatkan program perlindungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang dibiayai melalui dana Corporate Sosial Responbility (CSR) Bank Riau Kepri.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, pihaknya sudah bertemu dengan pimpinan Bank Riau di Kota Batam, minta untuk membantu agar mubaligh dan imam mesjid dapat diberikan program BPJS Ketenagakerjaan.

"Saya kemarin sudah bertemu dengan Pimpinan Bank Riau Kepri di Kota Batam, dan sudah saya mintakan, beliau telah menyetujui dan akan dibiayai dengan menggunakan dana CSR," kata Rafiq Kamis (6/12/2018).

Menurut dia, program BPJS Ketenagakerjaan dari dana CSR tersebut tidak hanya akan diberikan kepada para mubaligh dan imam mesjid saja, melainkan akan diberikan kepada supir truk/angkutan umun dan ojek di Karimun.

"Hal tersebut sudah seharusnya didapatkan Kabupaten Karimun guna melindungi masyarakat kita, mengingat Kabupaten Karimun juga pemegang saham dan memiliki dana yang cukup besar di Bank Riau," katanya.

"Itulah program- program pemerintah daerah dalam rangka memberikan perlidungan kepada masyarakat Karimun dan juga bentuk kepedulian saya dan bapak wakil bupati Karimun dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat," tambahnya.

Sementara untuk BPJS Kesehatan, Bupati menjelaskan saat ini masih dalam proses transformasi dari JKN ke BPJS Kesehatan. Program itu dilakukan secara bertahap dan diperkirakan secara keseluruhan, dana yang dibutuhkan untuk pemberian BPJS Kesehatan kepada masyarakat tidak mampu ialah berjumlah Rp 35 miliar.

"Kita belum mampu secara keseluruhan, namun secara bertahap akan kita akomodir," katanya.

Editor: Dardani