PKP

Mahasiswa Ingin Dualisme Pemerintahan Bisa Terselesaikan Demi Masa Depan Kota Batam
Oleh : CR-1
Sabtu | 10-11-2018 | 11:04 WIB
seminar-mahasiswa.jpg honda-batam
Peserta Seminar Nasional 'Masa Depan Batam' mendeklarasikan anti hoaks, provokasi dan ujaran kebencian di Ballroom Radison Hotel, Batam, Sabtu (10/11/2018). (Foto: Hendra)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam bekerjasama dengan mahasiswa se-Kota Batam mengadakan Seminar Nasional 'Masa Depan Batam' serta 'Deklarasi Anti Hoax, Provokasi dan Ujaran Kebencian' di Ballroom Radison Hotel, Batam, Sabtu (10/11/2018).

Acara dimulai dari pukul 09.30 WIB pagi, setelah para tamu undangan hadir. Diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan doa pembuka kegiatan, dan kemudian diteruskan dengan deklarasi bersama antara para tamu undangan dan mahasiswa se-Kota Batam.

"Kami mahasiswa-mahasiswi se-Kota Batam, menolak adanya berita hoax, isu sara, fitnah, provokasi dan ujaran kebencian. Karena bukan ideologi Pancasila, sebagai dasar negara," seru para mahasiswa secara serentak sebagai pertanda bahwa kegiatan inti akan segera dilaksanakan.

Pada gelaran ini, panitia acara juga turut mengundang pihak perwakilan Gubernur Kepri, Dititintelkam Polda Kepri, Perwakilan Polresta Barelang, TNI AL, BP Batam, Pemko Batam, Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, DPRD Kota Batam, Pelaku Usaha, Mahasiswa se-Provinsi Kepri, dan stakeholder terkait lainnya.

Emillia Dwi Setiawati Sianipar, selaku Ketua Panitia Acara dalam sambutan awalnya mengatakan, bahwa acara ini bertujuan untuk mewadahi mahasiswa untuk menyampaikan opini dan pendapatnya kepada pemerintah demi kemajuan Batam kedepannya.

"Kota ini berada dalam jalur segitiga emas yang menguntungkan. Namun sampai sekarang kenapa investor malah gulung tikar? Mencari pekerjaan semakin susah! Dan sekarang malah ada wacana perihal perubahan FTZ ke KEK. Kami sebagai mahasiswa berharap dualisme pemerintahan di kota ini juga terselesaikan atau setidaknya lebih mampu mengatur hubungan kerja," katanya, menyampaikan kegelisahan para mahasiswa.

Sementara itu, Jadi Rajaguguk, Ketua Kadin Batam mengatakan, "Acara ini sangat penting, apa lagi ada keterlibatan mahasiswa di dalamnya. Karena mahasiswa adalah ujung tombak pembangunan negara ini ke depannya."

Jadi, melanjutkan, apapun hasil dari seminar hari ini, akan dia teruskan kepada setiap instansi pemerintah terkait yang berhubungan dengan masa depan kota Batam.

"Hasil seminar dan masukan yang telah disampaikan mahasiswa dalam kegiatan ini akan kita teruskan kepada setiap instansi pemerintahan. Baik itu Pemko Batam. BP Batam dan lainnya. Ini semua demi Batam yang lebih baik," kata Jadi, mengakhiri kata sambutan.

Editor: Gokli