Bimtek yang berlangsung selama dua hari, Rabu-Kamis (1-2/7) tersebut dilaksanakan di hotel Palza Tanjungpinang, yang langsung dibuka oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Kepri Yusrizal dan Kabid Pemberdayaan Desa Fahruddin Nasution pada Rabu (1/7/2009) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.
"Saya percaya, dengan bantuan Rp 500 juta saudara dapat mengembangkan infrastruktur desa dan peningkatan ekonomi di daerah masing-masing. Paradigma lama yang tidak baik harus kita buang jauh-jauh, agar dana ini tepat guna dan tepat sasaran," ungkap Yusrizal mengawali sambutannya dengan gaya khasnya yang penuh dengan humor.
Sementara Fahruddin mengatakan, setelah tim pembangunan desa yang juga diikuti tim tekhnis pendamping satu orang per desa/kelurahan, mengingatkan agar semua program yang sudah disepakati masyarakat desa/kelurahan dikerjakan dengan sebaik-baiknya.
"Kami meminta, proyek yang ada dalam proposal dikerjakan sebaik-baiknya. Tahun 2008 lalu, 30 desa dapat melaksanakan dengan baik. Anda pasti bisa," sebut Fahruddin.
Khusus kepada tim tehnik, Yusrizal mengingatkan, agar mengawasi pekerjaan dengan cermat. "Anda harus cermat dan mengawasi benar-benar tiap proyek yang dibangun. Karena anda adalah tokoh pembangunan desa yang bersangkutan," pungkasnya.
Sekretaris P3DK Desa Kuala Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Misran (32), di sela-sela Bimtek di Plaza Hotel, Kamis (2/7/2009) mengatakan sangat berterima kasih dengan adanya program P3DK tersebut. Karena telah terbukti dapat mengangkat pembangunan desanya.
"Saya melihat hasil pembangunan P3DK di Desa Marok Tua dan Desa Posek Singkep Barat pada 2008 lalu, sangat bermanfaat di tengah masyarakat. Akses desa dengan jembatan penghubung antar pulau dibangun dengan gagah. Hasilnya okelah," sebut Misran.(btd/yustin)