PPLP Tanjunguban Turunkan Tiga Kapal dalam Event Wonderfull Sail To Bintan
Oleh : Harjo
Jum\'at | 13-10-2017 | 17:38 WIB
PPLP-Tanjunguban-Sugeng.gif
Sugeng Riyono Kepala Ops PPLP Tanjunguban (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Dalam event Wonderfull Sail to Indonesia dan Wonderfull Sail to Bintan yang digelar oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan dari 16-22 Oktober 2017 di Kawasan Pariwisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, juga diikuti Pangkalan Penjaga Laut dan Pantai (PPLP) Tanjunguban.

Sugeng Riyono, Kepala Bagian Operasional PPLP Tanjunguban, Jumat (13/10/2017) di Tanjunguban menyampaikan, terkait Sail to Bintan pihaknya juga ikut berperan serta. Rencananya kegiatan PPLP Tanjunguban itu bersempena dengan Sail Sabang dan Wisata Bahari Kepri.

Adapun kapal yang nantinya diikutsertakan, kata Sugeng lagi, di antaranya KN Satorama P 112 yang sedang labuh di sekitar Pulau Paku atau alur ke luar masuk kapal. Selanjutnya KN Rantor P 210 yang juga sedang labuh di depan dermaga penumpang atau alur posisi kapal yacht berkumpul, lalu speed 547 berada di alur perairan Sungai Carang. Sedangkan KN Rantos dan KN Sarotama nantinya mobile di sekitar kegiatan.

"Untuk KN Kalimasada P 115 akan labuh di perairan Lagoi, yang selanjutnya pada bulan Desember nanti meluncur ke Sabang Aceh," ungkap Sugeng.

Sebagaiman diketahui, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan menggabungkan event Wonderfull Sail to Indonesia dengan Wonderfull Sail to Bintan. Penggabungan event ini akan digelar dari tanggal 16-22 Oktober 2017 di Kawasan Pariwisata Lagoi, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau.

Event ini akan diikuti oleh 40 Kapal Yacht dari 30 negara. Kapal Yacht yang berisikan masing-masing empat orang itu, akan berangkat melalui dua negara ke Terminal Ferry Bandar Bentan Telani (BBT) Lagoi. Di antaranya 13 kapal berangkat dari Australia dan 27 kapal dari Singapura.



Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bintan, Luki Zaiman Prawira, mengatakan bahwa Kapal Yacht dari Australia dan Kapal Yacht dari Singapura akan bergabung di Indonesia pada 19 Oktober 2017 mendatang.

"Jadi total wisatawan yang akan berkumpul nantinya sekitar 160 orang. Mereka akan mengikuti berbagai acara hingga 22 Oktober 2017 mendatang," ujar Luki, Kamis (12/10/2017) kemarin.

Acara pertama yang akan dilalui oleh perserta yaitu melepaskan ribuan bibit babby turtle (tukik) di Pantai Banyan Tree Lagoi pada 20 Oktober. Lalu, bergegas menuju Vihara Patung Seribu (Lohans Tample) untuk melihat keindahan dan keunikan vihara tersebut.

Selanjutnya, mereka akan menyaksikan Lomba Sampan Naga dalam acara Festival Bahari Kepri (FBK) di Kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang. Kemudian juga menyaksikan parade kapal hias dalam acara Festival Sungai Carang (FSC) di Senggarang, Tanjungpinang.

"Selesai menyaksikan kedua festival, mereka akan dijamu makan malam di Gedung Daerah dan kembali lagi ke Lagoi," bebernya.

Keesokan harinya, 22 Oktober 2017 mereka akan bertamasya ke Pulau Beralas Pasir (White Sand Island). Di sana mereka akan menyelam menikmati indahnya ekosistem bawah laut serta berpesta pora.

Kemudian, dilanjutkan dengan mengunjungi Sekolah Kapal Jong sekaligus menyaksikan perlombaan tradisional kapal kecil itu di Desa Teluk Bakau. Setelah itu berangkat ke Tanjungpinang lagi untuk menyaksikan Carnaval Kepri dan kembali ke Lagoi.

"Mereka akan dijamu makan malam di Lagoi Bay. Di sana mereka akan bergembira karena ada berbagai acara yang meriah. Esoknya, 23 Oktober 2017 mereka kembali pulang ke asalnya," kata dia.

Editor: Udin


BNN-KEPRI