Miris, Anak-anak Musriyati Trauma Paska Rumahnya Digeruduk Massa Tengah Malam
Oleh : Yosri Nofriadi
Kamis | 12-10-2017 | 14:50 WIB
Anak-Musriyati1.gif
Musriyati dan dua anaknya duduk di teras rumah kontrakannya. (Foto: Yosri)

BATAMTODAY.COM, Batam - Tindakan massa yang menggeruduk rumah Musriyati Lestariza (38) di tengah malam hanya karena tanaman pisang telah membuat anak-anaknya yang masih kecil ketakutan dan trauma.

"Karena tindakan massa itu saya dan anak yang masih kecil-kecil trauma," ujar Musriyati yang duduk dengan kedua anaknya, Kamis (12/10/2017). "Kasihan anak-anak saya jadi ketakutan," kata Musriyati lagi.

Ia menambahkan, sikap warga di sekitar sepertinya tidak terima dia megontrak di perumahan tersebut. Dia mengaku sepertinya ditekan setiap hari dalam berbagai hal.

"Waktu saya bakar sampah tidak boleh dan langsung didatangi. Sementara yang lain boleh saja sesuka hatinya," ujarnya lagi.

Sabtu (7/10/2017) malam lalu, rumahnya didatangi oleh sekelompok orang. Puluhan orang itu langsung mengamuk dan memotong semua tumbuhan pisang yang berada di halaman rumah kontrakannya itu. Sekelompok massa itu datang atas sepegetahuan perangkat RT/RW setempat yang tidak terima dengan adanya pohon pisang di halaman rumahnya.

"Mereka datang jam 12 malam mereka ngamuk-ngamuk dan potong semua tanaman pisang di halaman rumah saya ini," ujar Musriyati.

Musriyati mengaku tidak terlalu mempersalahkan jika tanaman pisang itu dipotong untuk keindahan komplek perumahan, namun yang membuat dia kecewa kenapa harus mengerahkan massa dan tengah malam hanya untuk menebang tanaman pisang tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI