Petinggi Polda Kepri Minta Maaf atas Cuitan Kompol Abdulmubin yang Menyinggung TNI
Oleh : Hadli
Rabu | 11-10-2017 | 18:03 WIB
permohonan-massf-Polri-ke-TNI.gif
Salam komando petinggi Polda Kepri dan TNI di Mapolda Kepri (Foto: Hadli)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pimpinan Polda Kepri menyatakan permohonan maaf kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI) beserta seluruh masyarakat Indonesia atas cuitan anggotanya, Kompol Abdulmubin, di salah satu group facebook yang menjadi viral.

Waka Polda Kepri, Brigjen Pol Didi Haryono, menjelaskan bahwa pada Selasa 10 Oktober 2017 dari postingan berita republika.co.id tentang "Amunisi Brimob Dinilai Mematikan, TNI : Kami Saja Tak Punya Senjata” yang dibagikan oleh akun facebook teman satu group yang bersangkutan, kemudian Kompol Abdulmubin dengan akun facebooknya memberikan komentar dengan menyinggung institusi TNI.

Adapun komentar Abdulmubin, "Jangan iri dengan pasukan bangsa sendiri... Kok jd bangsa Indonesia gobloknya kelewatan..kan bagus kalau Indonesia punya pasukan Brimob...dari pada Singapura atau Malaysia jadikan pasukannya Brimob Malaysia...Kalau memang hebat itu perbatasan jgn sampai diambil orang asing ngapain...disana TNI makan tdr aja".

Selanjutnya, postingan tersebut menjadi viral di media sosial. Kemudian, akun atas nama Abdulmubin Siagian sudah dalam keadaan tidak aktif dan tidak bisa diakses lagi.



"Dengan kejadian tersebut, atas nama keluarga besar Polda Kepri dan Pimpinan Polda Kepri, dengan ini meminta maaf, terutama kepada jajaran TNI dan seluruh masyarakat Indonesia atas kekhilafan yang bersangkutan dalam memberikan komentar," pinta Didi, saat jumpa pers di Mapolda Kepri, Rabu (11/10/2017).

Didi menegaskan, secara internal Kompol Abdulmubin Siagian akan dilakukan proses pemeriksaan atas pelanggaran disiplin dan atau kode etik Kepolisian.

Kompol Abdulmubin Siagian yang dihadirkan dalam jumpa pers tersebut mengakui perbuatannya dan menyampaikan ucapan maaf. "Atas nama pribadi, saya Kompol Abdulmubin Siagian, memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak TNI dan masyarakat maupun pihak-pihak lain atas komentar saya yang ada di facebook," ujarnya.  

"Komentar itu, semata-mata kekhilafan saya berkaitan dengan institusi dan saya menyesali semua komen itu dan atas nama pribadi saya memohon maaf sekali lagi," ungkap perwira Polda yang menjabat sebagai Parik 1 Itbidopd Itwasda Polda Kepri.



Hadir dalam jumpa pers tersebut, Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol S Erlangga serta Kapenrem 033 Mayor Sipahutar. Ia mengajak seluruh TNI khususnya Angkatan Darat untuk tidak mengomentari balik.  

"Kami secara institusi TNI mengikuti prosedur dan aturan yang berlaku. Sudah ada aturan disampaikan di sana. Sudah ada imbauan dari pimpinan kita. Supaya anggota AD tak kegaduhan. Proses itu berjalan selanjutnya UU ITE," ujarnya mengakhiri.

Editor: Udin


BNN-KEPRI