Tahun 2020 Dinkes Tanjungpinang Targetkan Seluruh Kelurahan Punya Kampung KB
Oleh : Habibie Khasim
Rabu | 11-10-2017 | 17:50 WIB
Kadinkes-TPI,-Rustam1.gif
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rustam (Foto: Habibie Khasim)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rustam, mengatakan bahwa Pemko Tanjungpinang menargetkan pada tahun 2020 seluruh kelurahan di Tanjungpinang memiliki Kampung KB percontohan. Menurut dia, ini juga menjadi target dari Pemerintah Pusat, alias target nasional. Kampung KB sendiri merupakan wadah yang nantinya akan memberikan efek positif bagi masyarakat guna memperoleh kesejahteraan.

Saat peresmian Kampung KB yang dilaksanakan, Rabu (11/10/2017) di Dompak Lama, Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang, dalam sambutannya Rustam menjelaskan, Kampung KB nantinya akan dikelola dan diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat. Artinya, kampung ini memiliki fungsi utama untuk memberdayakan dan memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan program KB secara maksimal.

Dia mengatakan, BKKBN menargetkan tahun 2017, terdapat satu Kampung KB di setiap satu kecamatan di seluruh Indonesia. Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi masalah kependudukan, terutama di wilayah-wilayah yang jarang terlihat oleh pandangan pemerintah.

"Mudah-mudahan Kampung KB di Kota Tanjungpinang menjadi awal pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir, kawasan kumuh dan kawasan yang belum tersentuh," tutur Rustam.

Dia mengatakan, ada beberapa rangkaian yang dilaksanakan pada pencanagan Kampung KB tersebut, yaitu gotong-royong, penghijauan 200 bibit tanaman, aksi bersih-bersih parit dan drainase, kegiatan pelayanan pemeriksaan kanker payudara dan kanker serviks, pelayanan pengobatan umum, pelayanan KB, lansia dan balita.

Sementara itu, Kepala BKKBN Provinsi Kepri, Uliantina Meiti, berharap kepada pemerintah, lintas sektoral dan masyarakat ikut berkontribusi terhadap program Kampung KB, karena BKKBN tidak akan mampu bekerja sendiri, tanpa ada dukungan dari semua pihak.

"Saya titip program ini, kami berharap Kampung KB tidak hanya berhenti pada sebatas seremonial pembentukan saja, namun ada keberlanjutan melalui sinergi berbagai sektor pemerintah bahkan swasta, Kampung KB bukan program BKKBN saja namun perlu dukungan banyak pihak," ujarnya.

Editor: Udin


BNN-KEPRI