Lima Kiat Agar Sepeda Motor Irit BBM
Oleh : Redaksi
Senin | 09-10-2017 | 10:38 WIB
isi-bbm.jpg
Ilustrasi sepeda motor isi bbm.

BATAMTODAY.COM, Batam - Di masa penggunaan teknologi injeksi, rata-rata sepeda motor keluaran pabrik sudah sangat irit bahan bakar.

Namun harga bahan bakar yang semakin hari semakin mahal, para pengendara berharap sepeda motornya bisa lebih irit lagi. Sehingga pengeluaran yang seharusnya untuk bahan bakar bisa dialihkan untuk kebutuhan lainnya.

Beberapa produsen asesoris ada yang menawarkan alat untuk mengurangi konsumsi bahan bakar. Namun, penggunaan alat tersebut masih diragukan keamanannya untuk keawetan mesin motor.

Ada cara lain agar bensin lebih irit yaitu dengan mengubah perilaku berkendara yang lebih ramah pada bahan bakar. Berikut 5 tips menghemat bahan bakar:

1. Kurangi kecepatan maksimal dari biasanya

Para pengendara bisa mengurangi kecepatan maksimal. Salah satu contohnya, biasa memacu motor sampai kecepatan 100 kilometer per jam bisa dikurangi menjadi 60 kilometer per jam. Beberapa motor juga sudah menerapkan lampu eco agar bisa berkendara dengan hemat. Untuk gaya berkendara hemat dipatok kecepatan sekitar 40 kilometer per jam hingga 60 kilometer per jam.

2. Berpindahlah ke gigi atau percepatan tinggi secepatnya

Mesin dengan percepatan tinggi kinerjanya akan lebih baik meskipun biasanya juga terjadi gesekan yang besar. Namun putaran rendah juga tak efisien karena ada penarikan katup yang menguras bensin lebih banyak. Sebaiknya lebih bijak dalam penggunaan percepatan dan sesuaikan dengan kondisi jalan maupun situasi di perjalanan.

3. Kurangi kebiasaan berakselerasi

Akselerasi biasanya membutuhkan pasokan bensin yang lebih banyak ke mesin motor. Ketika menarik gas lebih dalam maka bahan bakar yang mengucur pun semakin deras. Solusinya lakukan akselerasi secara lembut, jangan lakukan secara menyentak.

4. Kurangi penggunaan rem

Mengurangi penggunaan rem sangat mustahil dilakukan saat berkendara karena pentingnya rem untuk mengurangi kecepatan motor. Namun yang dimaksud dalam poin ini adalah penggunaan rem yang tak perlu. Banyak penggendara tangannya menempel pada handel rem sehingga bisa memberatkan kinerja mesin motor. Ada juga, perilaku penggendara sedikit-sedikit pencet rem padahal bisa disiasati dengan cukup mengendorkan gas.

5. Ganti sepeda motor dengan yang baru

Kondisi mesin yang sudah tua dengan kondisi komponennya sudah longgar. Kondisi ini mengakibatkan kinerja mesin akan lebih boros. Belum lagi sasis yang sudah tak stabil menambah beban kinerja mesin. Dengan mesin dan sepeda motor yang baru tentu kinerja lebih efisien.

Sumber: Tempo.co
Editor: Gokli


BNN-KEPRI