Lis Minta 'Akun Hantu' di Medsos Tidak Menebar Kebencian dan Memecah Belah Masyarakat Tanjungpinang
Oleh : Habibie Khasim
Kamis | 05-10-2017 | 17:14 WIB
Lis-Darmansyah-728x3492.gif
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah (Foto: dok.batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Tanjungpinang untuk berfikir sehat dan tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax yang memecah belah.

Lis juga mengimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki akun 'Hantu' di media sosial tidak menebar kebencian dengan berita dan isu-isu hoax apalagi sara. Pasalnya, jelang tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tanjungpinang, makin banyak akun-akun media sosial yang bermunculan.

"Kita sudah survei, sejak bulan Juni 2017, banyak sekali akun-akun yang diduga palsu dan akun-akun aneh yang membahas Pilkada Tanjungpinang. Kita harap aparat hukum melek dan terus memantau. Jangan masyarakat terpecah belah dengan berita hoax dan isu negatif yang muncul di media sosial," tutur Lis saat diwawancarai, Kamis (5/10/2017).

Lis mengaku telah menyosialisasikan kepada para pendukungnya agar tidak menggunakan cara kotor, seperti menebar isu miring di Medsos. Dia mengatakan, bukan masalah takut, namun sebagai Wali Kota yang saat ini masih menjabat, Lis mengatakan hal-hal semacam itu harus diantisipasi sejak dini.

"Kita imbau kepada para pendukung saya, maupun pendukung calon lainnya, saat Pilkada nanti gunakan medsos dengan menebar kebaikan dan berita yang membangun. Jangan malah salin lempar bola panas dan bahkan sampai menyebar fitnah," tutur Lis.

Lis berharap, hal ini dapat diantisipasi oleh semua pihak yang bertanggung jawab mengkondusifkan Pilkada 2018 mendatang. Baik itu kepada pihak kepolisian, pihak Pengawas Pemilu maupun KPU. Selain itu juga, tidak lupa, Lis mengimbau kepada pemimpin partai dan para calon yang diusung untuk mengantisipasi para pendukung melakukan hal tersebut.

Lis mengatakan, untuk hubungan baik, dia yakin antar calon dapat menjaga komitmen untuk menyukseskan Pemilu yang sehat. Namun terkadang oknum pendukung yang tidak bertanggung jawab dikhawatirkan akan mengeruhkan air yang tenang.

"Para pendukung ini memang harus diberikan pemahaman. Jangan kita yang menjadi calon baik-baik saja, tapi mereka yang di bawah malah saling sikut dan membuat pergesekan. Saya kira kami sebagai calon bisa menjaga dan kita harap masyarakat juga bisa menjaga kondusifitas Pilkada nanti," kata Lis.

Editor: Udin


BNN-KEPRI