PKP

Perjuangan Indonesia untuk Rohingya
Oleh : Redaksi
Rabu | 04-10-2017 | 09:02 WIB
bantuan_rohingya.jpg honda-batam
Bantuan dari Indonesia untuk Rohingya. (Foto: Ist)

Oleh Dodik Prasetyo

DALAM menyelesaikan krisis kemanusiaan yang terjadi di Rakhine State, Myanmar Indonesia tidak hanya mengirimkan bantuan logistik.

 

Indonesia juga mendorong negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Markas Besar PBB di New York pada Selasa 19 September untuk bersama menyelesaikan krisis kemanusian tersebut.

Dalam pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan untuk mengeluarkan komunike bersama agar Myanmar segera menghentikan kekerasan terhadap warga etnis Rohingya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mewakili Indonesia dalam pertemuan Contact Group OKI yang membahas krisis di Rakhine State. Dalam pertemuan itu hadir para pemimpin anggota OKI dari Turki, Bangladesh, Pakistan, Iran dan Indonesia, serta menteri luar negeri atau duta besar dari negara anggota yang lain. Perwakilan dari UNHCR, PBB, Inggris dan Amerika Serikat juga hadir dalam pertemuan itu.

Sebelumnya, pada Senin 18 September Retno Marsudi bersama perwakilan negara-negara sahabat membahas krisis kemanusiaan di Negara Bagian Rakhine dalam acara jamuan makan siang bersama di sela-sela rangkaian Sidang Majelis Umum PBB ke-72 di New York. Jamuan makan siang tersebut merupakan undangan Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson yang juga dihadiri oleh menteri muda urusan luar negeri Myanmar dan juga Menteri Luar Negeri Bangladesh.

Pihak Myanmar memberikan penjelasan terkait kondisi saat ini di Rakhine State. Menurutnya, dalam beberapa hari terakhir situasi di Rakhine sudah lebih tenang, tidak ada kontak senjata dan akses bantuan kemanusiaan sudah mulai berjalan. Selain itu, Myanmar juga telah menyatakan kesanggupannya untuk melibatkan PBB dalam pemberian bantuan kemanusiaan ke Negara Bagian Rakhine.

Melalui Menlu Retno, dalam jamuan makan siang itu Indonesia mendorong M