Industri Pariwisata Batam Harus Siapkan Tenaga Berkelas Intenasional
Oleh : Irwan Hirzal
Sabtu | 30-09-2017 | 10:14 WIB
asman_abnur.jpg
Menteri PAN-RB Asman Abnur di Kampus Batam Tourism Polytechnic. (Foto: Ist)

BATAMTODAY.COM, Batam - Menteri PAN-RB Asman Abnur mengatakan industri pariwisata di Batam memang harus diarahkan bagi tenaga kerja siap pakai dengan keahlian yang berkelas internasional, sebab pariwisata dunia saat ini booming namun industri pariwisata dunia kekurangan tenaga kerja yang memiliki keahlian.

"Wisata di Batam dimulai dengan perjalanan yang panjang. Saya yakin Batam akan menjadi pusat penghasil tenaga kerja wisata kelas dunia. Dimana industri wisata tidak akan pernah habis menerima mereka yang memiliki keahlian," kata Menteri PAN-RB Asman Abnur pada acara kuliah umum dengan tema Kompetensi sumber daya manusia Indonesia di bidang pariwisata tidak kalah saing dengan sumber daya manusia negara lain di Batam Tourism Polytechnic (BTP), Jumat (29/9).

Menurut dia, perkembangan dunia pendidikan pariwisata akan memberikan prospek yang cerah bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Paling tidak lulusan pariwisata Indonesia yang akan bekerja di luar negeri dan bergaji dolar Amerika.

"Mahasiswa di BTP belum tamat ditawari gaji US$3000 oleh hotel di California USA. Apalagi sudah menyelesaikan studi. Diperkirakan bisa mencapai US$5000," ujarnya.

Asman Abnur yang juga merupakan pendiri BTP menegaskan tahun depan sekolah yang didirikannya akan membuka jurusan pramugari dan pramugara dengan bekerjasama dengan berbagai operator jasa transfortasi.

Teknologi Terapan

Tidak itu aja, menteri mengatakan dunia pendidikan saat ini memerlukan individu yang mampu menerapkan kemajuan teknologi dimana pun saat ini. Sebab, katanya, kemajuan sudah tidak dapat dibendung dan itu harus dikuasai generasi yang akan datang.

Asman mengatakan kehadiran perguruan tinggi yang berbasis teknologi saat ini mendesak untuk dihadirkan di Batam. Untuk, kata mantan Wakil Wali Kota Batam itu. Dia berencana akan mendirikan institut teknologi pertama di Batam yang bekerjasama dengan lembaga berbasis teknologi di dunia internasional.

"Pendidikan merupakan jati diri bangsa. Dengan penguasaan teknologi yang mumpuni saya yakin Indonesia akan mampu menghasilkan lulusan berkualitas," paparnya.

Sedangkan lulusannya nanti dijamin siap kerja dan siap pakai di semua lini bidang yang berkaitan dengan teknologi. "Bangsa kita bangsa besar. Kita harus menjadi pemain. Bukan pelaku. Saya akan optimist dengan hal itu," tegasnya.

Editor: Dardani


BNN-KEPRI